Menu

Mahasiswa IPB Raih Best Paper ELBIS di Malaysia

Jan
16
2018
loading...
by : . Posted in : Post

Mahtuf Ikhsan, mahasiswa Manajemen Hutan, Institut Pertanian Bogor (IPB) mengharumkan nama bangsa dalam ajang konferensi internasional dengan mendapatkan Best Paper Award dalam the 5th International Conference on Education, Law, Business and Interdiciplinary Research (ELBIS) di Grand Seasons Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia pada 21-22 November 2017 lalu.

ELBIS adalah konferensi dunia reguler yang diadakan setiap tahun oleh Emirates Research Publishing yang diikuti oleh peserta dari Spanyol, Denmark, Yordania, Arab Saudi, Yaman, Pakistan, India, Malaysia, Afrika, Singapura dan Indonesia.

Mahtuf adalah peserta termuda. Rata-rata peserta adalah mahasiswa program magister, dan profesor. Makalah yang ditulisnya berjudul “The Role of Institution of Aspect to Create Community Forest Sustainability in Bogor Regency Indonesia (Peran Institusi sebagai Aspek untuk Menciptakan Kelestarian Hutan Rakyat di Kabupaten Bogor Indonesia)”. Di bawah bimbingan Dr Ir Yulius Hero, M.Sc, Mahtuf menggambarkan pengelolaan hutan kemasyarakatan yang ada di Bogor. Ia ingin mengintegrasikan proses produksi dengan industri.

“Produksi dari hutan rakyat bisa langsung terhubung dengan industri, sehingga hubungan pada fasilitasi dan pendanaan hutan rakyat dapat berinteraksi dengan industri,” katanya.

Dia membandingkan pengelolaan hutan rakyat di Rumpin dan Leuwiliang. Dari situ, dia tahu bahwa pengelolaan hutan di Leuwiliang lebih baik karena dana tersebut bersumber dari koperasi sehingga lebih teratur, sedangkan dana di Rumpin berasal dari sumber pribadi.

“Metode yang saya gunakan adalah wawancara mendalam dengan menggunakan tiga analisis, yaitu analisis perilaku pemangku kepentingan, analisis biaya transaksi (transaction cost) dan analisis kelestarian hutan,” katanya.

Hasil yang diperolehnya bisa menjadi rekomendasi kebijakan pemerintah, terutama pemerintah daerah dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (RI), dalam menyusun peta strategis rencana pengelolaan hutan sosial ke depan dan lebih banyak lagi yang masuk ke pertimbangan aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Harapan masyarakat adalah fasilitasi bantuan keuangan dan bantuan bagaimana membentuk koperasi yang baik sekaligus fasilitasi pemeliharaan hutan (Silviculture Technique) guna meningkatkan produktivitas hutan rakyat.

Sumber: ipb.ac.id (12/01/18)

Indonesia Proud

Bagikan:Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Comment

artikel lainnya Mahasiswa IPB Raih Best Paper ELBIS di Malaysia

Tuesday 20 June 2017 | Post

Ada kedamaian yang pelan-pelan menguasai hati saya, saat siang yang cerah itu saya dan sekitar tiga…

Saturday 3 June 2017 | Post

Cerita fantasi mungkin adalah jenis cerita yang memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada penulis untuk membuat sebuah cerita.…

Wednesday 17 January 2018 | Post

Artis Strength and Fitness – Cross-Training CrossFit Games Open 12.3 (AMRAP – Rounds and Reps) 18-Minute…

Monday 16 March 2015 | Post

PERDAGANGAN INTERNASIONAL YANG MENGGUNAKAN LET¬TER OF CREDIT (L/C)! Perdagangan internasional yang menggunakan let¬ter of credit (L/C)!…