Menu

Perpustakaan Nasional

Nov
15
2017
by : . Posted in : Post

Perpustakaan Nasional beberapa tahun lalu berada di jalan Salemba. dan baru tahun 2017 ini pindah ke gedung baru di jalan Merdeka Selatan.
dan ternyata gedung baru perpustakaan nasional ini adalah perpustakaan tertinggi di dunia. wow!

sampai di gedung baru ini, masih clueless walaupun sudah mendapatkan kisi-kisi dari orang-orang yang sudah mampir duluan.
jadi, dari parkiran naik lift ke lantai 1. dari basement cuma tersedia 3 lift, dan tampaknya hanya 2 lift yang sampai ke basement.

kalau melihat parkiran motor dan mobil, kaya’nya banyak sekali pengunjung di hari sabtu tadi. dan ternyata benar! ramai sekali pengunjungnya.

sampai lantai 1, langsung disuguhi oleh foto foto lukisan presiden dari soekarno sampai jokowi.

IMG_20171021_120804-COLLAGE.jpg

dan ada rak buku yang menjulang dari lantai 1 ini ke lantai 4.

IMG_20171021_115045.jpg

rak buku ini tentu saja menjadi spot foto-foto para pengunjung.
dan rak buku ini kirain isinya properti (seperti untuk iklan/tv), eh ternyata setelah dipegang, buku beneran, plus debunya pula 😀

lalu ke lantai 2 untuk registrasi menjadi anggota perpustakaan. karena tampaknya untuk mengakses fasilitas di perpustakaan nasional ini harus sudah menjadi anggota dahulu.

ada mungkin 50-an (atau seratus(?)) komputer disediakan untuk pengunjung mendaftarkan diri, self service. mengisikan no NIK atau no Kartu Keluarga.
sebenarnya mungkin bisa mendaftar terlebih dahulu sebelum datang, namun gak tau bagaimana prosesnya.

ketika datang, terlihat counter pendaftaran menunjukkan angka 200-an, ketika gue sekeluarga mendaftar mendapatkan nomor antrian 400-an. wuah masih harus menunggu 200 nomor!

sambil menunggu, kita lihat-lihat ke balkon luar, gak besar, cuma ada 4 bangku taman, jadi ya sekilas saja melihat pemandangan ke luar yang mengarah ke gedung lama, dan monas.

IMG_20171021_123804.jpg

karena masih terlalu lama menunggu giliran, kita coba naik eskalator.
di lantai 3 ada semacam aula, tapi tertutup. lalu naik lagi ke lantai 4, di sini ada kantin dan ruang pameran.
ada beberapa foto-foto kegiatan presiden jokowi yang sedang dipamerkan.
nah setelah ini tidak ada lagi tangga eskalator.

tujuan kami adalah koleksi buku anak-anak, yang ada di lantai 7.
waduh, musti naik lift yang rame dan penuh.
jadi walaupun liftnya ada 5, aktif semua, tapi susah sekali dapat kemungkinan terangkut, karena selalu penuh dari bawah (jika ingin naik ke atas), atau penuh ketika ke bawah (karena dari atas penuh langsung banyak penumpangnya yang hanya akan ke lantai 1).

oh ya, walaupun dikabarkan terdiri dari 27 lantai. tampaknya lift hanya sampai lantai 24 saja.

IMG_20171021_135805.jpg

 

karena – sekali lagi – masih lama untuk giliran berfoto untuk kartu anggota.
akhirnya diputuskan untuk langsung lihat-lihat ke lantai 7. naik lift. terpaksa turun dulu untuk kemudian ikut naik lagi.

ternyata, untuk koleksi buku-buku anak tidak perlu terdaftar dulu, cukup on the spot daftar di petugas di lantai 7 tersebut.



selain buku-buku, juga ada permainan, seperti sepeda, congkelak, boneka, serta lego.  ruangan luas, ada bangku dan meja, penuh cahaya matahari, serta ada balkon luar.

jadi kaya’nya akan bolak balik lagi nih ke sini bersama anak-anak.

btw, ini ada twitter moment yang dikompilasi oleh @thomasarie

 

Filed under: gedung, jakarta
Jakarta’s byte bite

Bagikan:Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Comment

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya Perpustakaan Nasional

Monday 25 September 2017 | Post

Absolute Shopping Festival Exhibition Blok M Plaza,  18 Sept – 15 Okt 2017 The Darmawangsa Square;…

Friday 6 January 2017 | Post

“This is not a goodbye, my darling, this is a thank you. Thank you for coming…

Thursday 18 May 2017 | Post

  Siapa yang tak kenal gudeg. Gudeg satu jenis masakan tradisional populer yang terbuat dari nangka.…

Saturday 31 December 2016 | Post

Pada tanggal 24 Oktober 2015, istri saya melakukan fasilitas rawat jalan ke dokter spesialis THT di…