Menu

Mahasiswi FKUI Raih 2 Penghargaan Braincoms 2017 di Brazil

Oct
31
2017
loading...
by : . Posted in : Post

Madhyra Tri Indraswari, mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) angkatan 2013, mengharumkan nama Indonesia dengan berhasil meraih dua penghargaan, yakni Best Poster Session pada ajang Brazilian International Congress of Medical Students (Braincoms) 2017 yang diadakan pada 19-21 Oktober 2017 di the Universidade Federal de São Paulo, Brazil.

Braincoms 2017 merupakan salah satu kongres internasional mahasiswa kedokteran terbesar di Amerika Latin, yang diselenggarakan sebagai wadah bagi mahasiswa kedokteran internasional untuk bertemu dan mempresentasikan hasil riset mereka, mengikuti workshop yang dibuat dengan menarik, serta mengikuti kuliah inti dari berbagai narasumber ternama dalam bidang riset kedokteran. Ajang yang mengambil tema Creativity Enriching Medicine ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta yang berasal dari 23 negara di seluruh dunia.

Kegiatan Braincoms 2017 meliputi oral presentation, presentasi poster, keynote lectures, dan berbagai macam workshops yang dapat dipilih oleh mahasiswa sesuai dengan minat masing-masing. Pada ajang ini, Madhyra mempresentasikan dua poster ilmiahnya yang dilombakan dalam bidang Surgery dan Clinical.

Poster karya Madhyra di bidang surgery berjudul Comparison of Laparoscopic Versus Open Hartmann’s Reversal Procedure: A Systematic Review and Meta-analysis dan poster yang dilombakan pada bidang clinical mengambil judul A Randomized Controlled Trial : Effect of Bone Marrow Mesenchymal Stem Cell to Normal Arterial Wall in Normotensive Rats. Kedua poster yang dipresentasikan Madhyra berhasil meraih penghargaan sebagai Best Poster Session pada ajang Braincoms 2017.

Poster bidang surgery yang Madhyra presentasikan merupakan karya ilmiah yang dibuat pada saat Ia belajar di University of Melbourne, Australia (program double degree Kelas Internasional FKUI) dibawah bimbingan Prof. Alexander G. Heriot, , MD, MBA, FRACS. Poster ini Madhyra memaparkan perbandingan teknik operasi besar dengan teknik laparascopy untuk penyambungan kolon ke anus yang biasanya terpotong setelah pengangkatan colorectal cancer. Dari hasil meta analysis yang dilakukan, menunjukkan bahwa laparoscopy memiliki tingkat morbiditas yang lebih rendah dan hasil operasi lebih aman dibandingkan dengan operasi terbuka.

Adapun pada poster ilmiah berjudul A Randomized Controlled Trial : Effect of Bone Marrow Mesenchymal Stem Cell to Normal Arterial Wall in Normotensive Rats, Madhyra melakukan clinical trial kepada tikus Wistar untuk melihat efek pemberian stem cell terhadap pembuluh darah normal (non-hipertensi). Penelitian yang dibimbing oleh Dr. dr. Setyo Widi Nugroho, SpBS(K) ini menemukan fakta bahwa pemberian stem cell cenderung aman untuk pembuluh darah, namun tetap dibutuhkan penelitian lebih lanjut dikarenakan terdapat pembuluh darah yang menunjukkan penebalan.

Semoga hasil yang telah dicapai Madhyra ini dapat menjadi motivasi bagi sivitas akademika FKUI, juga mahasiswa kedokteran Indonesia lainnya untuk berani mencoba mengikuti kongres internasional dan mengharumkan nama bangsa dengan karya-karyanya yang cemerlang.

Sumber: fk.ui.ac.id (27/10/17)


Indonesia Proud

Bagikan:Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Comment

artikel lainnya Mahasiswi FKUI Raih 2 Penghargaan Braincoms 2017 di Brazil

Saturday 25 February 2017 | Post

Bazaar Karnival 27 Feb  – 5 Maret 2017 @ Kalibata City Square Informasi Pameran, Event, dan…

Monday 30 January 2017 | Post

naningisme Bagikan:Comment Related posts: Daun Thank You Note Survival Strategy -repost Tidurlah Xin Nian Kuai Le!…

Thursday 8 June 2017 | Post

Saya pernah membaca sebuah novel dengan penggambaran karakter yang ciamik. Penulis menjelaskan cara berpakaian, model rambut,…

Wednesday 10 January 2018 | Post

Artis Strength and Fitness – Cross-Training Coaching Comments Today’s schedule: Cross-Training- 5am, 6am, Noon, 430pm, 530pm,…