Menu

Tim Pelajar Jakarta Raih Juara 3 Olimpiade Iptek Metropolises di Rusia

Sep
25
2017
loading...
by : . Posted in : Post

Tim pelajar DKI Jakarta mencetak prestasi membanggakan dengan berhasil meraih juara atau terbaik ketiga dalam the 2nd International Olympiad of Metropolises yang berlangsung pada 4-9 September 2017 di Moskow, Rusia. Olimpiade ini diikuti oleh sekitar 400 orang peserta dari 36 kota dunia, 26 negara dari Eropa, Asia, Afrika dan Amerika Latin.

Tim DKI Jakarta menempati posisi ketiga bersama beberapa kota lainnya, seperti Istanbul, Budapest, Zagreb, Chengdu, Leipzig dan Riga. Posisi pertama diraih oleh Moskow, Hong Kong dan Shanghai. Sedangkan posisi kedua ditempati St. Petersburg, Krakow, Minsk, Sofia dan Belgrade.

“Banyak pengalaman berharga diperoleh para pelajar kita. Mereka dapat berpikir kritis, seperti keberanian berdebat dengan juri saat moderasi karena nilai yang diberikan dianggap keliru. Selain itu, makna Olimpiade sangat menarik, yaitu setiap peserta bukanlah musuh, tetapi teman di masa depan.” kata Muhamad Husin, Ketua Tim yang juga pendamping Tim Pelajar DKI Jakarta saat bertemu dengan Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi di Moskow.

Duta Besar Wahid menyampaikan bahwa kehadiran Tim Pelajar DKI Jakarta tidak hanya membawa nama baik Jakarta, tertapi juga bangsa Indonesia. “Apa yang dilakukan para pelajar juga merupakan bagian dari diplomasi, karena diplomasi tidak hanya dilakukan para diplomat,” ujarnya.

Suhu udara di Moskow yang agak dingin di musim gugur ini yang rata-rata 15 derajat Celsius tidak menghalangi semangat para pelajar DKI Jakarta yang terdiri dari 8 orang peserta yang berasal dari SMAK 5 BPK Penabur, SMA Negeri 8, SMANU MH Thamrin, SMA Kolese Kanisius dan SMA Santa Ursula untuk berlomba.

Hebatnya, semuanya mendapat medali, yakni 2 perak dan 6 perunggu. Medali perak dipersembahkan oleh Jason Jovi Brata untuk katagori Fisika dan Rendy Wijaya untuk Kimia. Sementara medali perunggu dipersembahkan oleh Prawira Satya Darma (Fisika), Filbert Fedinand dan Kristoforus Jason (Matematika), Muhammad Ariqsyah Indra (Kimia), Inigo Ramli dan Rania Rusly (Informatika).

“Banyak peserta yang sudah memiliki pengalaman di berbagai Olimpiade sehingga mereka terlihat siap berlomba. Kita perlu persiapan yang lebih banyak lagi untuk lomba seperti ini di masa mendatang,” kata Inigo.

​DKI ​Jakarta merupakan satu-satunya wakil dari Asia Tenggara. Kota-kota lain peserta Olimpiade adalah Abu-Dhabi, Almaty, Astana, Baku, Banja Luka, Belgrade, Bishkek, Bratislava, Budapest, Wina, Gaborone, Hanover, Hong Kong, Düsseldorf, Zagreb, Jerusalem, Krakow, Leipzig, Lima, Luoyang, Milan, Minsk, Moskow, New-Delhi, Beijing, Riga, Roma, St. Petersburg, Sofia, Istanbul, Tallinn, Tel-Aviv, Helsinki, Chengdu dan Shanghai.

Selain pertemuan dengan Duta Besar di KBRI Moskow, Tim Pelajar DKI Jakarta berbaur dengan masyarakat dan diaspora Indonesia di Rusia karena pada saat bersamaan diselenggarakan acara perkenalan pejabat baru KBRI Moskow, pertemuan dengan diaspora Indonesia dan sekaligus pembubaran panitia Festival Indonesia 2017. Hampir seminggu berada di Moskow, kerinduan Tim Pelajar DKI Jakarta terhadap masakan Indonesia terpenuhi dengan adanya sajian hidangan makan siang, seperti soto ayam dan sate. Mereka juga menyaksikan kepiawaian orang-orang Rusia dalam membawakan tarian-tarian daerah Indonesia.

Sumber: kemlu.go.id (11/09/17), kumparan.com (10/09/17).


Indonesia Proud

Bagikan:Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Comment

artikel lainnya Tim Pelajar Jakarta Raih Juara 3 Olimpiade Iptek Metropolises di Rusia

Thursday 15 February 2018 | Post

Bazaar Festival Tanjung Priok 2018 3-4 Maret 2018 @ Taman Segitiga  – Sungai Bambu Tanjung Priok,…

Sunday 25 March 2018 | Post

Today, 23rd March 2018 I have got a chance to shate about INDONESIAN CULTURAL HERITAGE at…

Monday 23 March 2015 | Post

Kepribadian Anak Indonesia Gotong royong adalah budaya asli nenek moyang bangsa Indonesia. Gotong royong masih ada…

Thursday 19 January 2017 | Post

ATJINDO – kependekan dari Akoe Tjinta Indonesia, merupakan sebuah aksi nyata berbentuk blog yang dibuat dengan…