Menu

8 Wisata Murah Ala Jakarta

Aug
16
2017
by : PakdheBudi Kayamara. Posted in : Post

Benarkah di Jakarta semuanya serba uang? Tidak juga, sesungguhnya masih ada sejumlah hal yang bisa didapatkan dengan harga murah bahkan gratis sekalipun.

Wartapedia – Mercer, sebuah perusahaan konsultan global dalam bidang sumber daya manusia dan jasa keuangan pernah menyatakan bahwa DKI Jakarta merupakan kota termahal kedua setelah Singapura. Hal ini berdasarkan survey yang dilakukan perusahaan ini beberapa waktu lalu. Menurut Mercer, survey ini berlaku bagi warga negara asing.

Tetapi benarkah di Jakarta semuanya serba uang? Tidak juga, sesungguhnya masih ada sejumlah hal yang tersedia gratis. Tetapi memang tidak banyak. Namun jika dikatakan sebagai kota termahal, rasanya tidak juga. Pasalnya banyak hal yang berbandrol murah yang dapat ditemui di Jakarta.

Di sisi wisata misalnya, banyak tempat atau kegiatan yang bisa dilakukan secara gratis atau setidaknya murah. Berikut delapan hal yang berkaitan dengan wisata yang berharga murah.

1. Berkunjung ke museum; kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang berharga murah. Pasalnya warga Jakarta bukan termasuk warga yang gemar datang ke museum, sehingga harga tanda masuk museum relative murah. Pengunjung museum kebanyakan di dominasi oleh anak sekolah. Dalam moment-moment tertentu, terkadang ada program promo kunjungan museum gratis.

2. Menikmati taman di Jakarta; dengan luas 650 kilometer persegi Jakarta, tidak banyak mempunyai taman. Jikalau pun ada banyak yang tidak terawatt, dan sudah beralih fungsi. Tercatat hanya ada beberapa Taman yang cukup terawatt seperti Taman Menteng, Taman Suropati dan Taman Monas. Ketiga taman ini layak dijadikan tempat wisata kecil sambil menikmati semilir angin.

3. Menelusuri jejak peradaban; Jakarta yang telah berumur 484 tahun memiliki sejarah panjang. Bangunan bersejarah yang mengambarkan perkembangan Jakarta masih banyak yang bisa dinikmati. Bangunan atau tempat itu kebanyakan terdapat di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Misalnya Pelabuhan Sunda Kelapa yang merupakan cikal bakal Jakarta, bangunan-bangunan tua bekas benteng, gudang, dan perkantoran pada zaman Belanda. Selain bangunan bergaya Eropa, di Kawasan kota seperti di Glodok, Pinangsia, atau Pekojan, juga bisa ditemukan bangunan bergaya China, Arab ataupun perpaduan ketiganya.

4. Wisata religi; Jakarta juga merupakan pusatnya penyebaran agama, makanya banyak tempat ibadah yang berumur tua tersebar hampir ditiap sudut kota. Misalnya, Masjid Luar Batang. Masjid ini memainkan peranan penting dalam penyebaran agama islam di Jakarta tempo dulu. Masjid yang dibangun pada tahun 1739 sampai sekarang masih menjadi tujuan wajib umat Islam untuk beribadah. Lalu ada Gereja Tugu. Gereja yang dibangun di Jakarta Utara ini berdiri sejak tahun 1725 oleh Pendeta Belanda Van der Tydr untuk para budak yang bekerja di Malaka. Kemudian Kelenteng Toa Se Bio atau Kelenteng Duta Besar di Jalan Kemenangan II. Menurut warga sekitar, dahulu jalan ini bernama Jalan Toasebio. Kelenteng besar ini, menurut beberapa literatur, dibangun oleh orang Hokkian dari Kabupaten Tiotha, Provinsi Hokkian, China.

5. Nonton konser seni budaya; jika bicara mengenai pertunjukan atau konser music memang identik dengan biaya mahal. Namun tidak dengan pertunjukan seni budaya. Sejumlah pusat kebudayaan seperti Bentara Budaya Jakarta (BBJ), serta pusat kebudayaan milik kedutaan asing diantaranya adalah Erasmus Huis (Belanda), Goethe Institut (Jerman), atau CCF (Perancis) sering mengadakan acara seni budaya berupa seni pertunjukan dan pameran secara gratis.

6. Windows Shoping; jangan pernah bertanya jumlah mal di Jakarta. Pasalnya mal tumbuh subur di ibukota ini, bahkan lahan yang tadinya rawa-rawa bisa dalam sekejap berubah menjadi pusat perbelanjaan baru. Hampir semua mal di Jakarta menyediakan barang yang berharga murah sampai yang berbandrol selangit. Puluhan gerai bermerk internasional seperti Gucci, Bvlgari, Cartier, Chanel, Chloe, Christian Dior, dan Christian Lacroix yang menawarkan produk mahal berjejer di lobi-lobi mal. Akhir pekan merupakan waktu yang tepat untuk melakukan windows shooping.

7. Ladies night; club atau tempat hiburan malam bertebaran di Jakarta. Untuk menarik pengunjung, sejumlah tempat hiburan malam atau klub punya program ladies night, yaitu perempuan bisa masuk tanpa harus bayar cover charge dan dapat first drink gratis. Program ladies night ini biasanya pada malam Kamis.

8. Keliling Jakarta dengan busway; atau yang dikenal juga sebagai Transjakarta adalah moda transportasi yang belum lama dikembangkan Pemerintah Kota Jakarta. Hampir seantero wilayah Jakarta sudah dilalui oleh Busway. Di beberapa titik tertentu, telah dibangun jembatan lanjutan bagi penumpang yang perlu berpindah busway untuk mencapai tempat tujuan. Dengan sistim pelayanan transportasi ala Busway ini, dimungkinkan bagi setiap warga masyarakat untuk keliling Jakarta dengan biaya amat murah, bahkan hanya dengan 1 buah tiket Rp. 3.500,- (berbagai sumber)


wartapedia

Bagikan:Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Comment

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya 8 Wisata Murah Ala Jakarta

Thursday 23 February 2017 | Post

http://tkk11.bpkpenaburjakarta.or.id/wp-content/uploads/sites/16/2014/11/01.jpg Wednesday, 12 November 2014 was special day for the children of K1 level in TKK…

Tuesday 20 March 2012 | Post

Petunjuk :1. Berdoalah sebelum dan sesudah mengerjakan soal!2. Sebelum mengerjakan soal, tulislah identitas anda pada Lembar…

Wednesday 26 July 2017 | Post

Tempat yang indah itu tak perlu diungkapkan dengan kata-kata yang hiperbola sudah akan mengundang decak kagum…

Friday 6 October 2017 | Post

Intransitive verbs adalah lawan dari Transitive Verbs. Jika Transitive Verbs membutuhkan obyek pelengkap, Intransitive Verbs tidak…