Menu

Tim Madrasah TechnoNatura Raih Juara Kompetisi Robot Internasional di AS

Jul
28
2017
by : PakdheBudi Kayamara. Posted in : Post

Siapa bilang siswa madrasah cuma jago di bidang agama Islam. Dalam bidang iptek pun mereka tidak ketinggalan. Hal itu dibuktikan tim Madrasah Aliyah TechnoNatura dari Depok yang sukses meraih medali perak untuk kategori “Inovasi Teknik Terbaik” dalam kompetisi robotik internasional, FIRST Global Challenge 2017, yang berlangsung pada 17 – 18 Juli lalu di Washington, DC, Amerika Serikat.

Kompetisi internasional ini diikuti tim robotik yang terdiri dari siswa-siswi SMA dari sekitar 160 negara. Indonesia mengirim tim robotik Madrasah Aliyah TechnoNatura dari Depok, Jawa Barat, yang merupakan sekolah madrasah berbasis teknologi dan alam. TechnoNatura pernah menjuarai kompetisi Indonesia Information Communication and Technology Award (INAICTA).

Robot tim Indonesia harus berkompetisi melawan robot-robot milik tim negara lain dalam enam ronde selama dua hari. Tujuan diadakannya kompetisi robot ini adalah untuk memecahkan masalah terkait krisis air bersih.

“Prosesnya itu dua setengah bulan riset, dan satu bulan untuk merancang robot ini,” ujar Hisham dari tim robotik Indonesia. “Tim kami ada 10 siswa dan tiga guru, dibagi jadi tiga – tim software, hardware dan media.”

Kompetisi robotik ini menerapkan prinsip IoT sehingga, robot yang dibuat harus mampu mengirimkan data lewat internet ke perangkat komputer. Panitia menyediakan waktu 1,5 bulan untuk menyelesaikan robot ini. Dalam proses pembuatan robot, tim mengaku harus beradaptasi. Sebab, mereka biasa menggunakan metode programming untuk Arduino. Sementara lomba ini mengharuskan koding menggunakan Android Studio.

 

Kerja keras tim robotik Indonesia pun terbayarkan. Robot tim Indonesia memiliki keunggulan dalam fungsinya yang membuahkan medali perak untuk kategori “Inovasi Teknik Terbaik,” juga mendapat pujian dari juri dan anggota tim lainnya.

“Tim Indonesia sangat bagus, mereka menggunakan semua perangkat dan fitur-fitur. Mereka memiliki keunikan, dan rancangan robot mereka punya fitur mekanisme melontarkan bola. Mereka menarik perhatian kami,” ucap Robert Dudek, salah satu juri FIRST Global Challenge.

Ketua dan mentor tim robotik Indonesia pun tidak bisa meredam kebahagian atas pencapaian ini. “Kita selalu percaya bisa menang, tapi untuk mendengarnya sendiri, itu kaget sekali. Alhamdulillah,” kata Radid, ketua tim robotik Indonesia.

“Terus terang kita sedikit surprised dengan kemenangan ini. Karena seperti yang teman-teman tahu, persiapan kita sangat mepet. Bahkan di hari-hari akhir kita harus melakukan tweaking terhadap robot kita,” sambung mentor tim Indonesia Tras Rustamaji. “Tapi, Alhamdulillah, akhirnya kita terpilih sebagai pemenang.”

Pihak penyelenggara kompetisi FIRST Global Challenge punya visi luas untuk perlombaan ini. “Tujuan kami adalah membantu menciptakan jaringan global para siswa-siswi yang memahami teknologi, menghargai nilai dan kekuatan teknologi untuk membantu menciptakan masa depan yang lebih baik dan untuk memecahkan berbagai masalah di dunia. Dunia membutuhkan anak-anak ini, bukan hanya murid laki-laki atau segelintir anak-anak dari negara-negara maju, tapi justru anak-anak dari seluruh dunia. Terutama murid perempuan untuk mencintai teknologi dari awal, menyukai teknologi dan bersemangat bahwa teknologi dapat membuka jalan bagi karir mereka,” ujar Dean Kamen, pendiri dan presiden FIRST Global.

Ini adalah pertama kalinya kompetisi robotik FIRST Global Challenge diselenggarakan dalam skala internasional. Tahun depan, kompetisi ini akan berlangsung di kota Mexico City, Mexico.

Sumber: voaindonesia.com (20/07/17), cnnindonesia.com (24/07/17)

 


Indonesia Proud

Bagikan:Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Comment

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya Tim Madrasah TechnoNatura Raih Juara Kompetisi Robot Internasional di AS

Wednesday 28 December 2016 | Post

1. Asal Usul Kain Sasirangan merupakan salah satu hasil kebudayaan masyarakat Kalimantan Selatan yang diwariskan secara…

Wednesday 29 November 2017 | Post

IMBEX Series is Indonesia’s largest series of exhibitions for maternity, baby & kids products. After a…

Saturday 28 October 2017 | Post

Hai bazaar lovers, gabung yuk di Festival budaya. Festival pantun @ Bangka raya – 28-29 oktober…

Sunday 12 March 2017 | Post

I have passed this outlet for countless time, but one day decided to dine in there.…