Menu

UGM Raih Penghargaan Dunia Untuk Pengurangan Risiko Bencana Longsor di Slovenia

Jun
20
2017
loading...
by : PakdheBudi Kayamara. Posted in : Post

Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta kembali menyabet penghargaan (award) sebagai “World Center of Excellence in Landslide Disaster Risk Reduction” yang diberikan oleh Badan PBB United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) dan United Nation International Strategy on Disaster Risk Reduction (UNISDR) dalam event World Landslide Forum 4 pada 30 Mei 2017 di Ljubljana, Slovenia.

Award yang diraih untuk ketiga kalinya sejak 2011 oleh UGM tersebut diserahkan kepada Prof. Ir. Dwikorita Karnawati  didampingi oleh Dr. Teuku Faisal Fathani dan Dr. Wahyu Wilopo. Hadir pula dalam acara tersebut Deputi  Logistik dan Peralatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Rudi Phadmanto, dan Direktur Kesiapsiagaan BNPB, Medi Herlianto.

Menurut Dwikorita, Award yang ketiga kali ini berlaku mulai 2017 hingga 2020. Penghargaan diberikan atas capaian kegiatan riset oleh Dwikorita Karnawati dan tim di bidang pengurangan risiko bencana longsor yang diikuti dengan hilirisasi hasil pengembangan teknologi mitigasi dan deteksi dini longsor ke masyarakat dan industri.

“Penghargaan ini terutama diberikan atas keunggulan  teknologi yang dikembangkan  berbasis pada human and technical systems untuk mewujudkan community-based landslide  early warning system,”urai Dwikorita.

Pengembangan teknologi ini merupakan pengembangan lanjut dari  “Ilmu Titen” yang diverifikasi dengan perhitungan numeris sehingga berhasil disinergikan antara teknologi tradisional (lokal)  dengan teknologi digital yang dikendalikan oleh kekuatan masyarakat di daerah rawan longsor.

Sejak 2007, tim riset longsor ini telah mengembangkan 5 generasi Sistem Pemantauan dan Deteksi yang telah berhasil dipatenkan, meliputi GAMA Extensometer Manual, GAMA Extensometer Digital baik untuk  pemantauan di permukaan ataupun bawah permukaan, GAMA Tiltmeter Manual dan Digital.

Sistem ini sudah diterapkan bekerja sama dengan BNPB dan BPBD di 25 Provinsi di Indonesia (di 75 lokasi), serta di berbagai Perusahaan di bidang Pertambangan dan Energi, antara lain PTv. Pertamina Geothermal, PT  Freeport, PT INCO, PT Arutmin. Bahkan PT United Mercury Myanmar  juga telah memasang sistem karya UGM ini di lokasi pertambangannya di Myanmar.

UGM juga telah menyiapkan teaching industry yang merupakan integrasi antara pusat unggulan riset ini dengan sekolah vokasi untuk memproduksi teknologi ini dalam skala yang lebih massal. Langkah ini dipandang sangat strategis untuk menguatkan kedaulatan IPTEK Indonesia melalui substitusi impor teknologi mitigasi kebencanaan, khususnya untuk bencana longsor.

Sumber: ugm.ac.id (04/06/17)


Indonesia Proud

Bagikan:Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Comment

artikel lainnya UGM Raih Penghargaan Dunia Untuk Pengurangan Risiko Bencana Longsor di Slovenia

Wednesday 21 June 2017 | Post

Agroteknologi sumber informasi pertanian indonesia – Saat ini kondisi sektor pertanian Indonesia bisa dibilang cukup enurun…

Thursday 14 September 2017 | Post

I don’t know how many of you know that I work 2 jobs. One is a…

Friday 1 December 2017 | Post

Suka bingung cari tempat untuk makan pagi bersama keluarga di hari Minggu? Suka kopi dan aneka…

Wednesday 1 February 2017 | Post

” jual paket alat batik pemula hub adi: 0812 253 723378 / 0857 436 26626 Paket…