Ondel-ondel Bisa Menjadi Ikon Souvenir Khas Jakarta

JAKARTA- Ondel-ondel bisa menjadi ikon souvenir khas Jakarta lewat desain motif dan bentuk, salah satunya dalam motif batik.

Pengusaha batik Batikku Batikmu Linda Fransisca Wahyudiono, 54, yang tinggal di Jakarta mengakui tidak menemui batik khas Jakarta. Dia hanya berhasil menemukan batik yang dipengaruhi oleh budaya Jepang dan Belanda. Untuk itu, dia berusaha mencari jati diri Jakarta.

Melalui pendalaman yang dia lakukan, Linda mengenalkan batik Jakarta dengan motif ondel-ondel. Batik motif ondel-ondel karya Lidya bersama putranya Satria Wahyu Pamungkas merupakan salah satu dari 20 finalis Jakarta Souvenir Design Award 2013. Hasil karya mereka dilombakan untuk mendapatkan penghargaan dari lomba yang diselenggarakan oleh Dekranasda Jakarta.

batik betawi asli

Sedangkan pemilihan warna batik yang diharapkan menjadi identitas Jakarta ini menghadirkan warna-warna terang yang terdapat pada warna ondel-ondel seperti merah, kuning, oranye, dan hijau.

“Warna ngejreng merupakan warna khas batik Jakarta,” kata Linda di sela-sela kegiatan pameran Jakarta Design Award 2013 di Senayan City, Kamis sore (1/8).

Sebagai souvenir, Linda yang berasal dari Surabaya dan tinggal di Jakarta ini mewujudkannya dalam bentuk bahan busana, taplak meja, stola, syal, dan saputangan.

Bahkan ibu dari empat anak ini pun sudah mengenalkan batik motif ondel-ondel itu ke luar negeri. Pada tahun lalu, katanya, dia ikut pameran di Korea Selatan dengan membawa desain saputangan bermotif ondel-ondel.

“Pada hari pertama pameran, saputangan itu sudah habis. Padahal pamerannya berlangsung lima hari. Banyak orang mencari batik yang ciri khas Jakarta,” jelasnya lagi.

Berdasarkan pengalaman tersebut, dia yakin batik bermotif ondel-ondel akan semakin banyak dikenal orang. Pada pameran 2011, katanya, dia mendapatkan piagam sebagai pencetus batik Betawi.

Sementara itu, isteri Wakil Gbernur DKI, Veronica Tjahaja Purnama, menilai ondel-ondel bisa menjadi icon souvenir Jakarta.

Veronica, yang juga Wakil Ketua Dekranasda Propinsi DKI Jakarta, mengatakan hal tersebut setelah meresmikan pembukaan dan meninjau pameran souvenir dari 20 finalis Jakarta Souvenir Desain Award 2013 di Atrium Senayan City, Kamis. Pameran tersebut akan berlangsung 1-18 Agustus.

Dari ke-20 finalis itu, katanya, beberapa di antaranya menampilkan ondel-ondel. Souvenir dengan inspirasi ondel-ondel itu diwujudkan dalam media yang berbeda-beda. Ada bentuk boneka yang lucu, lampu parade ondel-ondel, dan batik dengan motif ondel-ondel. Selain itu, terdapat pula permen bir pletok, roti buaya, dan peta Jakarta.

Dengan adanya program tersebut, maka hasil karya para peserta akan memiliki kesempatan untuk diproduksi secara massal dan menjadi salah satu daya tarik wisata Jakarta dan Indonesia pada umumnya.

Veronica mengharapkan dengan adanya kegiatan tersebut dapat meingkatkan industri kreatif di Jakarta.

Kegiatan JSDA tahun ini, kata Ketua Pelaksana JSDA 2013 yang juga CEO Senayan City Handaka Santosa, merupakan kali ketiga penyelenggaraan JSDA di Senayan City. Hal itu merupakan perwujudan kepedulian Senayan City untuk menyukseskan program tersebut.

Para pemenangnya, kata Handaka, berhak mendapatkan piala Jakarta Souvenir Design Award 2013 dan juga berhak mendapatkan hadiah dengan nilai total Rp52 juta untuk beberapa kategori pemenang. Kategorinya berupa Best design, kategori Binaan/UKM, kategori profesional/umum, kategori mahasiswa, dan favorit.


Batik Jakarta Online

Bagikan:Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Comment