Info Jakarta

pusat informasi di kota jakarta

Menu

Mahasiswa Indonesia Menang Kompetisi Aplikasi “Taiwan Halal” di Taipei

Apr
12
2017
by : PakdheBudi Kayamara. Posted in : Post

Berawal dari keinginan untuk memudahkan wisatawan muslim mendapatkan produk halal di Taiwan, program aplikasi berbasis Android “Taiwan Halal” karya mahasiswa Indonesia berhasil memenangi ajang perlombaan inovasi yang diselenggarakan oleh Departemen Teknologi, Kementerian Ekonomi Taiwan, pada Desember 2016.

Dalam perlombaan yang diikuti 45 peserta dari berbagai universitas di Taiwan itu, aplikasi yang di buat oleh empat mahasiswa National Chiau Tung University (NCTU), yakni Aris Kusumo Diantoro, Faisal Fahmi, Himmatur Rijal dan Jiwa Malem Seraya berhasil menggondol juara 3 dan memperoleh hadiah NT50.000 setara Rp20 juta.

Kompetisi yang dihelat Pemerintah Taiwan setiap tahun sekali itu memang ditujukan untuk meningkatkan daya saing industri, mempromosikan penelitian dan pengembangan, mendorong inovasi teknologi serta kewirausahaan generasi muda di Taiwan.
Dalam kompetisi yang dibagi tiga kategori yaitu implementasi integrasi sistem, creative development dan kewirausahaan itu, para dewan juri menetapkan aplikasi Taiwan Halal karya mahasiswa Indonesia sebagai salah satu dari tiga pemenang utama kategori implementasi integrasi sistem.

Aplikasi ini awalnya merupakan tugas akhir ketika menjalankan studi di National Chiao Tung University (NCTU) Taiwan. Merekapun terharu dengan kemenangan tersebut.

“Kami merupakan satu-satunya grup dari mahasiswa asing yang mengikuti kompetisi ini, bahasa mandarin tidak menjadi penghalang buat kami dalam mengenalkan halal food yang kami wujudkan dalam aplikasi Taiwan halal,” ungkap Aris salah seorang dari pembuat aplikasi Taiwan Halal.

Aris menjelaskan bahwa saat ini pengetahuan masyarakat Taiwan mengenai kehalalan masih rendah. Muslim yang datang ke Taiwan tentunya akan merasa khawatir dengan makanan dan lingkungan di Taiwan. Ia berharap aplikasi yang dapat di akses di Hp Android ini mampu mengatasi masalah yang dialami umat Islam, baik pekerja, pelajar, maupun wisatawan, yang menginginkan produk dan pelayanan halal di Taiwan.

“Sebagai umat Islam, kami harus berusaha secara maksimal untuk mengikuti aturan halal atau haramnya satu produk atau layanan,” ujar remaja yang juga aktif di Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan itu.

Aris menyadari banyak pekerja, pelajar dan wisatawan Muslim di Taiwan yang sering kali mengalami kesulitan untuk mendapatkan produk dan jasa sesuai syariat Islam. Berharap agar aplikasi “Taiwan Halal” dapat menginspirasi orang lain untuk ikut serta dalam memperkenalkan Halal food dan Islam di Taiwan.

“Melalui aplikasi ini, umat Islam di Taiwan nanti akan mendapatkan banyak informasi mengenai restoran atau rumah makan halal, hotel yang memberikan pelayanan halal, masjid, dan komunitas Muslim di Taiwan. Kami berharap program yang dapat diakses melalui android dan komputer ini akan lebih memudahkan mereka,” ujarnya didampingi Faisal Fahmi yang berasal dari Cilacap, Jawa Tengah.

Faisal yang bertindak sebagai programmer meminta masukan dari para pengguna agar aplikasi tersebut semakin mendekati kesempurnaan dalam memberikan pelayanan dan informasi mengenai kehalalan di Taiwan.

Menurut Aris, aplikasi yang berhasil dikembangkan bersama tiga rekannya itu mendapat banyak perhatian masyarakat maupun pendatang di Taiwan. Terhitung sejak diluncurkan pada Februari 2016 hingga saat ini aplikasi itu telah diunduh lebih dari 1.000 kali.
Aris mengatakan aplikasi yang diharapkan menjadi solusi pencarian produk dan pelayanan halal di Taiwan itu dalam waktu dekat akan diintegrasikan dengan layanan “e-commerce halal food“.
“Sehingga kami harapkan ke depan semakin mempermudah umat Muslim membeli makanan halal di Taiwan karena jarak restoran halal sangat jauh,” kata dia.
Lebih dari itu, Aris menambahkan aplikasi Taiwan Halal bukan hanya dapat membantu masyarakat Muslim saja, bahkan masyarakat Taiwan secara umum juga akan terbantu saat ingin mencari makan khas negara mayoritas muslim seperti Indonesia, Pakistan, serta Arab Saudi di negeri berjuluk “Formosa” itu.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Kementrian Ekonomi Taiwan ini tentunya akan semakin menggairahkan dunia pariwisata Taiwan. Direktur Hubungan Internasional dari Biro Pariwisata di bawah Kementrian Perhubungan dan Komunikasi Taiwan Eric K. Y. Lin mengatakan upaya ini menggambarkan kepedulian pemerintah terhadap segmen wisata halal yang kini tengah tumbuh sebagai bagian dari industri pariwisata internasional. Kesuksesan lembaganya juga dibuktikan dengan prestasi Taiwan sebagai 10 besar tujuan wisata terbaik bagi kalangan Muslim di luar OKI yang diberikan oleh Global Muslim Travel Index tahun lalu.

Sumber: kabardiaspora.com (05/01/17), jurnalhajiumroh.com (21/12/16)


Indonesia Proud

Bagikan:Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Comment

loading...


bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya Mahasiswa Indonesia Menang Kompetisi Aplikasi “Taiwan Halal” di Taipei

Tuesday 19 September 2017 | Post

Hai bazaar lovers, gabung yuk di Festival budaya. Festival kerak telor @ Karet karya setiabudi- 7-8…

Tuesday 27 December 2016 | Post

” Jual Canting Batik Tulis 0812 253 72378 / 0857 436 26626 canting batik tulis alah…

Saturday 21 October 2017 | Post

Next week is FREE WEEK! Bring your friends! Bring your family! Show off your tricks! Impress…

Monday 28 August 2017 | Post

Alhamdulillah, pesanan seragam batik kerja kombinasi di tempat kami. Pesanan bertubi tubi. Sampai kami kewalahan dalam…