Meski di Bully Bekasi Punya Banyak Brand Ternama

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyayangkan tindakan masyarakat yang mem-bully Kota Bekasi yang marak dilakukan pada media sosial, seperti Instagram serta Path. Padahal, di balik tindakan tersebut, Kota Bekasi merupakan salah satu wilayah penunjang pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta.

Hal tersebut seperti yang dikatakan Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) Aprindo, Satria Hamid Ahmadi, kepada Okezone, di sela-sela mendampingi kunjungan Menteri Perdagangan, di Pasific Place, Jakarta, Rabu (15/10/2014).

“Bekasi itu penunjang Ibu Kota yang sangat baik. Dengan begitu, ritel di sana berkembang dengan pesat,” kata dia. Batik bekasi

Dengan berkembangnya industri ritel di kota tersebut, Aprindo pun meminta kepada seluruh masyarakat menghentikan sikap bullying tersebut, dan diharapkan lebih bisa melihat Kota Bekasi dari potensinya.

“Bagus (potensi ekonominya). Kami menyayangkan proses (bullying) ini. Ritel di sana berkembang dengan pesat, sudah banyak brand ternama di sana,” jelas dia.

sebelumnya, Wali Kota Bekasi H Rahmat Effendi menjelaskan bahwa aksi bully tidak berpengaruh secara langsung. Bahkan, tindakan tersebut justru menumbuhkan kepercayaan yang luar biasa terhadap para investor.

Menurutnya, aksi bully juga menguntungkan Kota Bekasi karena menjadikannya world wide tranding topic. Imbasnya, membuat investor atau pihak ketiga semakin percaya. Kota Bekasi saat ini sudah berkembang menjadi kota metropolis ke arah kota jasa dan perdagangan.


Batik Jakarta Online

Bagikan:Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Comment