Oney Anwar Juarai Ajang Selancar Dunia Burleigh Pro 2017 di Australia

oney_anwar-di-indonesiaproud-wordpress-comPeselancar asal Indonesia, Hairil Anwar Hamzah, sukses mengibarkan bendera Merah Putih di ajang selancar (surfing) dunia setelah menjuarai Burleigh Pro 2017 pada 29 Januari lalu di Australia. Pria yang akrab disapa Oney Anwar ini mencetak skor 18,20 poin. Ini merupakan skor tertinggi sepanjang kompetisi ini berlangsung.

Berselancar di Pantai Burleigh Heads, Gold Coast, Anwar memanfaatkan dua gelombang besar untuk  meraih nilai tertinggi. Dia membuat beberapa manuver udara yang apik dan berhasil mengungguli wakil tuan rumah, Kalani Ball, yang meraih poin 17,40.

Hasil ini membuat Anwar berhak mengikuti World Surf League (WSL) atau Liga Selancar Dunia sekaligus menjadi satu-satunya atlet Indonesia yang bakal tampil di ajang tersebut.

“Saya sangat senang bisa menjuarai kompetisi ini di Australia,” kata atlet berusia 23 tahun asal Lakey Peak, Sumbawa ini.

Pria kelahiran 17 Agustus 1993 lulusan Palm Beach Currumbin State High ini telah menghabiskan 11 tahun terakhir dengan tinggal di Gold Coast, Australia.

Ia mengikuti pelatihan teknik dengan Mick Fanning di bawah pelatih yang juga juara dunia tiga kali, Phil McNamara. Anwar menaruh kepercayaan kepada dua pelatihnya itu untuk memenangi Qualifying Series (QS) dan mengatakan dia siap untuk memenuhi impiannya menjadi yang pertama dari negara asalnya untuk mengikuti tur.

“Sejak saya pindah ke sini, saya sudah berlatih dengan Mick dan Phil dan mereka telah membantu saya untuk (berkarier di luar),” kata Anwar, seperti dikutip dari Gold Coast Bulletin, Senin (30/1/2017)

“Ini adalah tahun saya untuk berkembang. Ini berarti tempat bagi saya untuk mengikuti tur. Ini untuk keluarga saya dan untuk menempatkan bendera Indonesia di liga selancar. Kenapa tidak? Semuanya mungkin,” ujarnya.

oneyanwar-juarai-burleigh-pro-2017-di-indonesiaproud-wordpress-com

Ini bukan pertama kalinya Oney Anwar mencetak prestasi di kancah internasional. Sebelumnya, dia juga menjuarai ajang Taiwan Open of Surfing 2016. Di ajang di Taiwan menjadi titik balik kebangkitan dirinya.

“Sebelumnya, saya sudah melakukan hasil yang sangat buruk dan susah sekali menemukan motivasi. Setelah Taiwan, saya benar-benar bersemangat dan sekarang membuka musim dengan kemenangan adalah yang terbaik,” tuturnya.

Pada 2013, Anwar sebelumnya pernah berkompetisi di Rip Curl Pro Bells Beach dan Oakley Pro Bali. Namun, dia belum mampu untuk “mengamankan tempat” di panggung besar. Akan tetapi, Anwar mengatakan, setelah mendapat pengalaman berselancar di seluruh dunia, dia siap untuk meraih kesuksesan pada QS tahun ini hingga akhirnya bisa mengikuti tur WSL.

“Saya tidak memiliki keraguan dalam diri saya. Saya cukup yakin bahwa tidak ada yang mustahil di dunia ini jika Anda bekerja keras dan saya telah bekerja sama dengan orang-orang yang baik,” kata peselanacar pengidola Mick Fanning, Kelly Slater dan Taj B ini.

“Saya sudah punya banyak pengalaman dan itulah yang membantu saya. Saya sudah mengelilingi dunia dan berkompetisi di tempat yang berbeda dan mengalami gelombang yang berbeda, makanan yang berbeda, dan budaya yang berbeda,” tuturnya.

Anwar pun mengatakan bahwa kini adalah saatnya untuk meraih kemenangan. “Saya sudah melalui semuanya dan sekarang saatnya untuk menang,” ucap dia.

“Tahun ini, cita-cita saya adalah menjadi orang Indonesia pertama yang Lolos ke Championship Tour (CT) dan kemenangan ini adalah merupakan hasil yang bagus untuk memulai kampanye saya,” tambah atlet yang mendapat dukungan dari Rip Curl tersebut.

Sumber: kompas.com, bola.com (30/01/17)


Indonesia Proud

Bagikan:Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Comment