Menu
Dapatkan Produk Produk Snack Berkualitas KHAS SOLO yang dikirim ke JAKARTA

Manfaat Mengingat Kematian

Oct
08
2016
by : PakdheBudi Kayamara. Posted in : Post

*بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم* *السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه* *Sdrq yg dirahmati Allah Swt.* Al-Akhlaqul Karimah (ke-55) Keutamaan mengingat mati (1) Firman Allah SWT : ﻛُﻞُّ ﻧَﻔْﺲٍ ﺫَﺍﺋِﻘَﺔُ ﺍْﻟﻤَﻮْﺕِ ﻭَ ﻧَﺒْﻠُﻮْﻛُﻢْ ﺑِﺎﻟﺸَّﺮّ ﻭَ ﺍْﻟﺨَﻴْﺮِ ﻓِﺘْﻨَﺔً، ﻭَ ﺍِﻟَﻴْﻨَﺎ ﺗُﺮْﺟَﻌُﻮْﻥَ . ﺍﻻﻧﺒﻴﺎﺀ 35: Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan . [QS. Al-Anbiyaa’ : 35] ﻗُﻞْ ﺍِﻥَّ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕَ ﺍﻟَّﺬِﻱْ ﺗَﻔِﺮُّﻭْﻥَ ﻣِﻨْﻪُ ﻓَﺎِﻧَّﻪ ﻣُﻼَﻗِﻴْﻜُﻢْ ﺛُﻢَّ ﺗُﺮَﺩُّﻭْﻥَ ﺍِﻟﻰ ﻋَﺎﻟِﻢِ ﺍﻟْﻐَﻴْﺐِ ﻭَ ﺍﻟﺸَّﻬَﺎﺩَﺓِ ﻓَﻴُﻨَﺒّﺌُﻜُﻢْ ﺑِﻤَﺎ ﻛُﻨْﺘُﻢْ ﺗَﻌْﻤَﻠُﻮْﻥَ. ﺍﻟﺠﻤﻌﺔ 8: Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan” . [QS. Al-Jum’ah : 8] ﺍَﻳْﻦَ ﻣَﺎ ﺗَﻜُﻮْﻧُﻮْﺍ ﻳُﺪْﺭِﻛْﻜُّﻢُ ﺍْﻟﻤَﻮْﺕُ ﻭَﻟَﻮْ ﻛُﻨْﺘُﻢْ ﻓِﻲْ ﺑُﺮُﻭْﺝٍ ﻣُّﺸَﻴَّﺪَﺓٍ . ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ 78: Di manasaja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, [QS. An-Nisaa’ : 78] ﻛُﻞُّ ﻧَﻔْﺲٍ ﺫَﺍﺋِﻘَﺔُ ﺍْﻟﻤَﻮْﺕِ ﻭَ ﺍِﻧَّﻤَﺎ ﺗُﻮَﻓَّﻮْﻥَ ﺍُﺟُﻮْﺭَﻛُﻢْ ﻳَﻮْﻡَ ﺍْﻟﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ، ﻓَﻤَﻦْ ﺯُﺣْﺰِﺡَ ﻋَﻦِ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ ﻭَ ﺍُﺩْﺧِﻞَ ﺍْﻟﺠَﻨَّﺔَ ﻓَﻘَﺪْ ﻓَﺎﺯَ، ﻭَ ﻣَﺎ ﺍْﻟﺤَﻴﻮﺓُ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﺍِﻻَّ ﻣَﺘَﺎﻉُ ﺍْﻟﻐُﺮُﻭْﺭِ. ﺍﻝ ﻋﻤﺮﺍﻥ 185: Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari qiyamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. [QS. Ali Imran : 185] Hadits-hadits Nabi SAW : ﻋَﻦْ ﺍَﺑِﻰ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﺭﺽ ﻗَﺎﻝَ : ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺹ : ﺍَﻛْﺜِﺮُﻭْﺍ ﺫِﻛْﺮَ ﻫَﺎﺫِﻡِ ﺍﻟﻠَّﺬَّﺍﺕِ ﻳَﻌْﻨِﻰ ﺍْﻟﻤَﻮْﺕَ . ﺍﺑﻦ ﻣﺎﺟﻪ ﻭ ﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻯ ﻭ ﺣﺴﻨﻪ Dari Abu Hurairah RA, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Banyak- banyaklah mengingat pemutus kesenangan, yakni mati” . [HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi dan ia menghasankannya] ﻋَﻦْ ﺍَﻧَﺲٍ ﺍَﻥَّ ﺭَﺳُﻮْﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ ﺹ ﻣَﺮَّ ﺑِﻤَﺠْﻠِﺲٍ ﻭَ ﻫُﻢْ ﻳَﻀْﺤَﻜُﻮْﻥَ، ﻓَﻘَﺎﻝَ : ﺍَﻛْﺜِﺮُﻭْﺍ ﻣِﻦْ ﺫِﻛْﺮِ ﻫَﺎﺫِﻡِ ﺍﻟﻠَّﺬَّﺍﺕِ، ﺍَﺣْﺴِﺒُﻪُ ﻗَﺎﻝَ : ﻓَﺎِﻧَّﻪُ ﻣَﺎ ﺫَﻛَﺮَﻩُ ﺍَﺣَﺪٌ ﻓِﻰ ﺿِﻴْﻖٍ ﻣِﻦَ ﺍْﻟﻌَﻴْﺶِ ﺍِﻻَّ ﻭَﺳَّﻌَﻪُ، ﻭَ ﻻَ ﻓِﻰ ﺳَﻌَﺔٍ ﺍِﻻَّ ﺿَﻴَّﻘَﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ . ﺍﻟﺒﺰﺍﺭ ﺑﺎﺳﻨﺎﺩ ﺣﺴﻦ Dari Anas RA, bahwasanya Rasulullah SAW pernah melewati suatu majlis yang pada waktu itu orang-orang sedang tertawa. Lalu Rasulullah SAW bersabda, “Banyak-banyaklah mengingat pemutus kesenangan (yaitu mati)”. Anas berkata : Aku mengira beliau bersabda, “Sesungguhnya tidaklah mengingat mati seseorang yang sedang sempit kehidupannya, kecuali akan menjadikannya luas. Dan tidaklah mengingat mati seseorang yang sedang dalam keluasan, kecuali akan menjadikannya sempit” . [HR. Al-Bazzar dengan sanad hasan] ﻋَﻦْ ﺍَﺑِﻰ ﺳَﻌِﻴْﺪِ ﺍْﻟﺨُﺪْﺭِﻱِّ ﺭﺽ ﻗَﺎﻝَ: ﺩَﺧَﻞَ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺹ ﻣُﺼَﻼَّﻩُ ﻓَﺮَﺃَﻯ ﻧَﺎﺳًﺎ ﻛَﺎَﻧَّﻬُﻢْ ﻳَﻜْﺘَﺸِﺮُﻭْﻥَ، ﻗَﺎﻝَ : ﺍَﻣَﺎ ﺍِﻧَّﻜُﻢْ ﻟَﻮْ ﺍَﻛْﺜَﺮْﺗُﻢْ ﺫِﻛْﺮَ ﻫَﺎﺫِﻡِ ﺍﻟﻠَّﺬَّﺍﺕِ ﻟَﺸَﻐَﻠَﻜُﻢْ ﻋَﻤَّﺎ ﺃَﺭَﻯ . ﻓَﺎَﻛْﺜِﺮُﻭْﺍ ﻣِﻦْ ﺫِﻛْﺮِ ﻫَﺎﺫِﻡِ ﺍﻟﻠَّﺬَّﺍﺕِ ﺍْﻟﻤَﻮْﺕِ ﻓَﺎِﻧَّﻪُ ﻟَﻢْ ﻳَﺄْﺕِ ﻋَﻠَﻰ ﺍْﻟﻘَﺒْﺮِ ﻳَﻮْﻡٌ ﺍِﻻَّ ﺗَﻜَﻠَّﻢَ ﻓَﻴَﻘُﻮْﻝُ : ﺍَﻧَﺎ ﺑَﻴْﺖُ ﺍْﻟﻐُﺮْﺑَﺔِ، ﺍَﻧَﺎ ﺑَﻴْﺖُ ﺍْﻟﻮَﺣْﺪَﺓِ، ﺍَﻧَﺎ ﺑَﻴْﺖُ ﺍﻟﺘُّﺮَﺍﺏِ، ﻭَ ﺍَﻧَﺎ ﺑَﻴْﺖُ ﺍﻟﺪُّﻭْﺩِ، ﻓَﺎِﺫَﺍ ﺩُﻓِﻦَ ﺍْﻟﻌَﺒْﺪُ ﺍْﻟﻤُﺆْﻣِﻦُ ﻗَﺎﻝَ ﻟَﻪُ ﺍْﻟﻘَﺒْﺮُ : ﻣَﺮْﺣَﺒًﺎ ﻭَ ﺍَﻫْﻼً ﺍَﻣَﺎ ﺍِﻥْ ﻛُﻨْﺖَ َﻻَﺣَﺐَّ ﻣَﻦْ ﻳَﻤْﺸِﻰ ﻋَﻠَﻰ ﻇَﻬْﺮِﻯ ﺍِﻟَﻲَّ ﻓَﺎِﺫَﺍ ﻭَﻟِﻴْﺘُﻚَ ﺍْﻟﻴَﻮْﻡَ ﻭَ ﺻِﺮْﺕَ ﺍِﻟَﻲَّ ﻓَﺴَﺘَﺮَﻯ ﺻَﻨِﻴْﻌِﻰ ﺑِﻚَ. ﻓَﻴَﺘَّﺴِﻊُ ﻟَﻪُ ﻣَﺪَّ ﺑَﺼَﺮِﻩِ، ﻭَ ﻳُﻔْﺘَﺢُ ﻟَﻪُ ﺑَﺎﺏٌ ﺍِﻟَﻰ ﺍْﻟﺠَﻨَّﺔِ، ﻭَ ﺍِﺫَﺍ ﺩُﻓِﻦَ ﺍْﻟﻌَﺒْﺪُ ﺍْﻟﻔَﺎﺟِﺮُ ﺍَﻭِ ﺍْﻟﻜَﺎﻓِﺮُ ﻗَﺎﻝَ ﻟَﻪُ ﺍْﻟﻘَﺒْﺮُ: ﻻَ ﻣَﺮْﺣَﺒًﺎ ﻭَ ﻻَ ﺍَﻫْﻼً ﺍَﻣَﺎ ﺍِﻥْ ﻛُﻨْﺖَ َﻷَﺑْﻐَﺾَ ﻣَﻦْ ﻳَﻤْﺸِﻰ ﻋَﻠَﻰ ﻇَﻬْﺮِﻯ ﺍِﻟَﻲَّ ﻓَﺎِﺫَﺍ ﻭَﻟِﻴْﺘُﻚَ ﺍْﻟﻴَﻮْﻡَ ﻭَ ﺻِﺮْﺕَ ﺍِﻟَﻲَّ ﻓَﺴَﺘَﺮَﻯ ﺻَﻨِﻴْﻌِﻰ ﺑِﻚَ، ﻗَﺎﻝَ : ﻓَﻴَﻠْﺘَﺌِﻢُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﻠْﺘَﻘِﻲَ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَ ﺗَﺨْﺘَﻠِﻒَ ﺍَﺿْﻼَﻋُﻪُ ﻗَﺎﻝَ : ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺹ : ﺑِﺎَﺻَﺎﺑِﻌِﻪِ، ﻓَﺎَﺩْﺧَﻞَ ﺑَﻌْﻀَﻬَﺎ ﻓِﻰ ﺟَﻮْﻑِ ﺑَﻌْﺾٍ ﻗَﺎﻝَ : ‏(ﻭَﻳُﻘَﻴَّﺾُ ﻟَﻪُ ﺳَﺒْﻌُﻮْﻥَ ﺗِﻨِّﻴْﻨَﺎ ﻟَﻮْ ﺍَﻥَّ ﻭَﺍﺣِﺪًﺍ ﻣِﻨْﻬَﺎ ﻧَﻔَﺦَ ﻓِﻰ ﺍْﻻَﺭْﺽِ ﻣَﺎ ﺍَﻧْﺒَﺘَﺖْ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﻣَﺎ ﺑَﻘِﻴَﺖِ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻓَﻴَﻨْﻬَﺸْﻨَﻪُ ﻭَ ﻳَﺨْﺪِﺷْﻨَﻪُ ﺣَﺘَّﻰ ﻳُﻘْﻀِﻲَ ﺑِﻪِ ﺍِﻟَﻰ ﺍْﻟﺤِﺴَﺎﺏِ ‏). ﻗَﺎﻝَ : ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺹ : ﺍِﻧَّﻤَﺎ ﺍْﻟﻘَﺒْﺮُ ﺭَﻭْﺿَﺔٌ ﻣِﻦْ ﺭِﻳَﺎﺽِ ﺍْﻟﺠَﻨَّﺔِ ﺍَﻭْ ﺣُﻔْﺮَﺓٌ ﻣِﻦْ ﺣُﻔَﺮِ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ . ﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻯ Dari Abu Sa’id Al-Khudriy RA, ia berkata : Rasulullah SAW pernah masuk ke mushalla beliau, lalu beliau melihat orang-orang sama tertawa terkekeh- kekeh, maka beliau bersabda, “Seandainya kamu sekalian banyak- banyak mengingat pemutus kesenangan, tentu akan menyibukkan kepada kalian dari berbuat apa yang telah aku lihat. Maka banyak-banyaklah mengingat pemutus kesenangan, yaitu mati. Karena tidaklah datang satu haripun kecuali kubur itu berbicara. Kubur itu berkata, “Aku adalah rumah yang pengasingan, aku adalah rumah penyendirian, aku adalah rumah tanah, aku adalah rumah cacing”. Apabila seorang hamba yang mukmin dikuburkan, kubur itu berkata kepadanya, “Marhaban wa ahlan (selamat datang di tempat yang lapang dan kamu sebagai teman yang baik). Sesungguhnya kamu sebelumnya merupakan orang yang menyenangkan kepadaku diantara orang yang berjalan di punggungku (di bumi) maka hari ini waktunya aku yang menguasaimu, kamu akan melihat apa yang aku perbuat kepadamu”. Lalu diluaskan quburnya sejauh pandangan matanya, dan dibukakan pintu surga baginya. Tetapi apabila ada hamba yang durhaka atau orang kafir dikuburkan, maka kubur itu berkata kepadanya, “Laa marhaban wa laa ahlan” (Tidak ada selamat bagimu dan tidak ada kekeluargaan bagimu). Sesungguhnya kamu dahulu merupakan orang yang paling kubenci diantara orang yang berjalan di punggungku (di atas bumi), maka hari ini aku yang menguasaimu dan kamu kembali kepadaku. Kamu akan melihat apa yang aku perbuat kepadamu”. Rasulullah SAW bersabda, “Lalu bumi itu menghimpitnya dengan kuat hingga menghancurkan tulang-tulang rusuknya”. Abu Sa’id berkata : Kemudian Rasulullah SAW berisyarat dengan jari-jari beliau, beliau memasukkan sebagian jari-jari beliau pada sebagian yang lain, seraya bersabda, “Dan dilepaskan tujuh puluh ular, yang seandainya seekor saja menyembur bumi, maka bumi itu tidak bisa menumbuhkan sesuatu selama dunia ada. Dan ular itu mematuk dan melukainya hingga hari perhitungan”. Rasulullah SAW bersabda (pula), “Sesungguhnya qubur itu adalah satu kebun dari kebun-kebun surga atau satu jurang dari jurang-jurang neraka” . [HR. Tirmidzi] ﻋَﻦْ ﺍَﺑِﻰ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﺭﺽ ﻗَﺎﻝَ : ﺧَﺮَﺟْﻨَﺎ ﻣَﻊَ ﺭَﺳُﻮْﻝِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺹ ﻓِﻰ ﺟَﻨَﺎﺯَﺓٍ، ﻓَﺠَﻠَﺲَ ﺍِﻟَﻰ ﻗَﺒْﺮٍ ﻣِﻨْﻬَﺎ ﻓَﻘَﺎﻝَ: ﻣَﺎ ﻳَﺄْﺗِﻰ ﻋَﻠَﻰ ﻫﺬَﺍ ﺍْﻟﻘَﺒْﺮِ ﻳَﻮْﻡٌ ﺍِﻻَّ ﻭَ ﻫُﻮَ ﻳُﻨَﺎﺩِﻯ ﺑِﺼَﻮْﺕٍ ﺫَﻟِﻖٍ ﻃَﻠِﻖٍ : ﻳَﺎ ﺍﺑْﻦَ ﺁﺩَﻡَ ﻧَﺴِﻴْﺘَﻨِﻰ ﺍَ ﻟَﻢْ ﺗَﻌْﻠَﻢْ ﺍَﻧِّﻰ ﺑَﻴْﺖُ ﺍْﻟﻮَﺣْﺪَﺓِ، ﻭَ ﺑَﻴْﺖُ ﺍْﻟﻐُﺮْﺑَﺔِ، ﻭَ ﺑَﻴْﺖُ ﺍْﻟﻮَﺣْﺸَﺔِ، ﻭَ ﺑَﻴْﺖُ ﺍﻟﺪَّﻭْﺩِ، ﻭَ ﺑَﻴْﺖُ ﺍْﻟﻀِﻴْﻖِ ﺍِﻻَّ ﻣَﻦْ ﻭَﺳَّﻌَﻨِﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ . ﺛُﻢَّ ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺹ : ﺍْﻟﻘَﺒْﺮُ ﺍِﻣَّﺎ ﺭَﻭْﺿَﺔٌ ﻣِﻦْ ﺭِﻳَﺎﺽِ ﺍْﻟﺠَﻨَّﺔِ ﺍَﻭْ ﺣُﻔْﺮَﺓٌ ﻣِﻦْ ﺣُﻔَﺮِ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ. ﺍﻟﻄﺒﺮﺍﻧﻰ ﻓﻰ ﺍﻻﻭﺳﻂ Dari Abu Hurairah RA, ia berkata : Kami pernah keluar bersama Rasulullah SAW untuk (mengantar) satu jenazah. Lalu beliau duduk di dekat kubur tersebut dan bersabda, “Tidaklah satu haripun datang pada qubur, kecuali qubur itu menyeru dengan suara yang terang lagi jelas, “Hai anak Adam, engkau telah melupakan aku, apakah engkau tidak tahu bahwa aku adalah rumah penyendirian, rumah pengasingan, rumah kesedihan, rumah cacing dan rumah kesempitan, kecuali terhadap oang yang Allah meluaskan aku padanya”. Kemudian Rasulullah SAW bersabda, “Qubur itu adalah satu kebun dari kebun-kebun surga, atau satu jurang dari jurang-jurang neraka” . [HR. Thabrani di dalam Al-Ausath] ﻋَﻦِ ﺍﺑْﻦِ ﻋُﻤَﺮَ ﺭﺽ ﻗَﺎﻝَ : ﺍَﺗَﻴْﺖُ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲَّ ﺹ ﻋَﺎﺷِﺮَ ﻋَﺸْﺮَﺓٍ ﻓَﻘَﺎﻡَ ﺭَﺟُﻞٌ ﻣِﻦَ ﺍْﻻَﻧْﺼَﺎﺭِ ﻓَﻘَﺎﻝَ: ﻳَﺎ ﻧَﺒِﻲَّ ﺍﻟﻠﻪِ، ﻣَﻦْ ﺍَﻛْﻴَﺲُ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﻭَ ﺍَﺣْﺰَﻡُ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ؟ ﻗَﺎﻝَ : ﺍَﻛْﺜَﺮُﻫُﻢْ ﺫِﻛْﺮًﺍ ﻟِﻠْﻤَﻮْﺕِ، ﻭَ ﺍَﻛْﺜَﺮُﻫُﻢْ ﺍِﺳْﺘِﻌْﺪَﺍﺩًﺍ ﻟِﻠْﻤَﻮْﺕِ، ﺍُﻭﻟﺌِﻚَ ﺍْﻻَﻛْﻴَﺎﺱُ ﺫَﻫَﺒُﻮْﺍ ﺑِﺸَﺮَﻑِ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻭَ ﻛَﺮَﺍﻣَﺔِ ﺍْﻵﺧِﺮَﺓِ. ﺍﺑﻦ ﺍﺑﻰ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻓﻰ ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﻤﻮﺕ ﻭ ﺍﻟﺘﻄﺒﺮﺍﻧﻰ ﻓﻰ ﺍﻟﺼﻐﻴﺮ ﺑﺎﺳﻨﺎﺩ ﺣﺴﻦ، ﻭ ﺍﻟﺒﻴﻬﻘﻰ ﻓﻰ ﺍﻟﺰﻫﺪ، ﻭ ﻟﻔﻈﻪ: ﺍَﻥَّ ﺭَﺟُﻼً ﻗَﺎﻝَ ﻟِﻠﻨَّﺒِﻲِّ ﺹ: ﺃَﻱُّ ﺍْﻟﻤُﺆْﻣِﻨِﻴْﻦَ ﺍَﻓْﻀَﻞُ؟ ﻗَﺎﻝَ : ﺍَﺣْﺴَﻨُﻬُﻢْ ﺧُﻠُﻘًﺎ . ﻗَﺎﻝَ : ﻓَﺎَﻱُّ ﺍْﻟﻤُﺆْﻣِﻨِﻴْﻦ ﺍَﻛْﻴَﺲُ؟ ﻗَﺎﻝَ : ﺍَﻛْﺜَﺮُﻫُﻢْ ﻟِﻠْﻤَﻮْﺕِ ﺫِﻛْﺮًﺍ، ﻭَ ﺍَﺣْﺴَﻨُﻬُﻢْ ﻟِﻤَﺎ ﺑَﻌْﺪَﻩُ ﺍِﺳْﺘِﻌْﺪَﺍﺩًﺍ، ﺍُﻭﻟﺌِﻚَ ﺍْﻻَﻛْﻴَﺎﺱُ. Dari Ibnu ‘Umar RA ia berkata : Saya datang kepada Nabi SAW, kami serombongan sebanyak sepuluh orang. Kemudian ada seorang laki-laki Anshar bertanya, “Wahai Nabiyallah, siapa orang yang paling cerdik dan paling teguh diantara manusia ?”. Nabi SAW bersabda, “Orang yang paling banyak mengingat mati diantara mereka dan orang yang paling banyak mempersiapkan bekal untuk mati. Mereka itulah orang-orang yang cerdik, mereka pergi dengan membawa kemulyaan dunia dan kemulyaan akhirat”. [HR. Ibnu Abid-Dunya di dalam kitabul-Maut. Thabrani di dalam Ash-Shaghir dengan sanad hasan. Dan Baihaqi juga meriwayatkan di dalam kitabuz- Zuhud, dengan lafadh] : Sesungguhnya ada seorang laki-laki bertanya kepada Nabi SAW, “Siapa diantara orang-orang mukmin itu yang lebih utama ?”. Nabi SAW menjawab, “Orang yang paling baik akhlaqnya diantara mereka”. Orang tersebut bertanya lagi, “Siapakah diantara orang-orang mukmin yang paling cerdik ?”. Nabi SAW menjawab, “Orang yang paling banyak ingat mati diantara mereka, dan orang yang paling baik persiapannya untuk kehidupan selanjutnya. Mereka itulah orang-orang yang cerdik” . ﻋَﻦْ ﺳَﻬْﻞِ ﺑْﻦِ ﺳَﻌْﺪِ ﺍﻟﺴَّﺎﻋِﺪِﻱِّ ﺭﺽ ﻗَﺎﻝَ : ﻣَﺎﺕَ ﺭَﺟُﻞٌ ﻣِﻦْ ﺍَﺻْﺤَﺎﺏِ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﺹ ﻓَﺠَﻌَﻞَ ﺍَﺻْﺤَﺎﺏُ ﺭَﺳُﻮْﻝِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺹ ﻳُﺜْﻨُﻮْﻥَ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَ ﻳَﺬْﻛُﺮُﻭْﻥَ ﻣِﻦْ ﻋِﺒَﺎﺩَﺗِﻪِ ﻭَ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺹ ﺳَﺎﻛِﺖٌ، ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﺳَﻜَﺘُﻮْﺍ ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺹ : ﻫَﻞْ ﻛَﺎﻥَ ﻳُﻜْﺜِﺮُ ﺫِﻛْﺮَ ﺍْﻟﻤَﻮْﺕِ؟ ﻗَﺎﻟُﻮْﺍ : ﻻَ. ﻗَﺎﻝَ : ﻫَﻞْ ﻛَﺎﻥَ ﻳَﺪَﻉُ ﻛَﺜِﻴْﺮًﺍ ﻣِﻤَّﺎ ﻳَﺸْﺘَﻬِﻰ؟ ﻗَﺎﻟُﻮْﺍ : ﻻَ . ﻗَﺎﻝَ : ﻣَﺎ ﺑَﻠَﻎَ ﺻَﺎﺣِﺒُﻜُﻢْ ﻛَﺜِﻴْﺮًﺍ ﻣِﻤَّﺎ ﺗَﺬْﻫَﺒُﻮْﻥَ ﺍِﻟَﻴْﻪِ . ﺍﻟﻄﺒﺮﺍﻧﻰ ﺑﺎﺳﻨﺎﺩ ﺣﺴﻦ . ﻭ ﺍﻟﺒﺰﺍﺭ ﻣﻦ ﺣﺪﻳﺚ ﺍﻧﺲ ﻗﺎﻝ : ﺫُﻛِﺮَ ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﺹ ﺭَﺟُﻞٌ ﺑِﻌِﺒَﺎﺩَﺓٍ ﻭَ ﺍﺟْﺘِﻬَﺎﺩٍ. ﻓَﻘَﺎﻝَ : ﻛَﻴْﻒَ ﺫِﻛْﺮُ ﺻَﺎﺣِﺒِﻜُﻢْ ﻟِﻠْﻤَﻮْﺕِ؟ ﻗَﺎﻟُﻮْﺍ : ﻣَﺎ ﻧَﺴْﻤَﻌُﻪُ ﻳَﺬْﻛُﺮُﻩُ . ﻗَﺎﻝَ : ﻟَﻴْﺲَ ﺻَﺎﺣِﺒُﻜُﻢْ ﻫُﻨَﺎﻙَ . Dari Sahal bin Sa’ad As-Saa’idiy RA ia berkata : Telah meninggal seorang sahabat Nabi SAW, lalu para shahabat menyanjung-nyanjungnya dan mereka menyebutkan pula tentang kebaikan ibadahnya, sedangkan Rasulullah SAW hanya diam saja. Setelah mereka itu diam, Rasulullah SAW bertanya, “Apakah ia dulu banyak mengingat mati ?”. Para shahabat menjawab, “Tidak”. Nabi SAW bertanya lagi, “Apakah ia dulu banyak meninggalkan kesenangan-kesenangan dunia ?”. Para shahabat menjawab, “Tidak”. Beliau bersabda, “Temanmu itu tidak menemui banyak dari apa yang kalian sangka kepadanya”. [HR. Thabrani dengan sanad hasan] Dan Al-Bazzar juga meriwayatkan dari haditsnya Anas, ia berkata : Disebutkan di sisi Nabi SAW seorang laki-laki yaitu tentang ibadah dan kesungguhannya. Kemudian Nabi SAW bertanya, “Bagaimana ingatnya saudaramu itu kepada mati ?”. Para shahabat menjawab, “Kami tidak pernah mendengarnya dia menyebutkan tentang mati”. Nabi SAW bersabda, “Saudaramu itu tidak di sana” . [HR. Al-Bazzar] ﻋَﻦْ ﻋَﺎﺋِﺸَﺔَ ﺭﺽ ﻗَﺎﻟَﺖْ : ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺹ ﻋَﻠَﻰ ﺍْﻟﻤِﻨْﺒَﺮِ ﻭَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ ﺣَﻮْﻟَﻪُ : ﺍَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ، ﺍِﺳْﺘَﺤْﻴُﻮْﺍ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠﻪِ ﺣَﻖَّ ﺍْﻟﺤَﻴَﺎﺀِ . ﻓَﻘَﺎﻝَ ﺭَﺟُﻞٌ : ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮْﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ، ﺍِﻧَّﺎ ﻟَﻨَﺴْﺘَﺤْﻴِﻰ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ . ﻓَﻘَﺎﻝَ: ﻣَﻦْ ﻛَﺎﻥَ ﻣِﻨْﻜُﻢْ ﻣُﺴْﺘَﺤْﻴِﻴًﺎ ﻓَﻼَ ﻳَﺒِﻴْﺘَﻦَّ ﻟَﻴْﻠَﺔً ﺍِﻻَّ ﻭَ ﺍَﺟَﻠُﻪُ ﺑَﻴْﻦَ ﻋَﻴْﻨَﻴْﻪِ، ﻭَ ﻟْﻴَﺤْﻔَﻆِ ﺍْﻟﺒَﻄْﻦَ ﻭَ ﻣَﺎ ﻭَﻋَﻰ . ﻭَ ﺍﻟﺮَّﺃْﺱَ ﻭَ ﻣَﺎ ﺣَﻮَﻯ، ﻭَ ﻟْﻴَﺬْﻛُﺮِ ﺍْﻟﻤَﻮْﺕَ ﻭَ ﺍْﻟﺒِﻠَﻰ، ﻭَ ﻟْﻴَﺘْﺮُﻙْ ﺯِﻳْﻨَﺔَ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ . ﺍﻟﻄﺒﺮﺍﻧﻰ ﻓﻰ ﺍﻻﻭﺳﻂ Dari ‘Aisyah RA, ia berkata : Rasulullah SAW pernah bersabda di atas mimbar sedangkan orang-orang ada di sekelilingnya, “Hai para manusia, malulah kamu sekalian kepada Allah dengan sebenar-benarnya malu”. Lalu ada seorang laki-laki berkata, “Ya Rasulullah, sesungguhnya kami telah malu kepada Allah Ta’ala”. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa diantara kalian yang malu, maka tidaklah dia bermalam satu malam kecuali ajalnya diantara dua matanya (dia ingat bahwa mati itu dekat), hendaklah dia menjaga perut dan apa yang dia masukkan, menjaga kepala dan yang ia himpun, hendaklah dia ingat mati dan kehancuran, dan hendaklah ia meninggalkan hiasan dunia” . [HR. Thabrani di dalam Al-Ausath] ﻋَﻦْ ﻋَﺒْﺪِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺑْﻦِ ﻣَﺴْﻌُﻮْﺩٍ ﺭﺽ ﻗَﺎﻝَ : ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺹ : ﺍِﺳْﺘَﺤْﻴُﻮْﺍ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠﻪِ ﺣَﻖَّ ﺍْﻟﺤَﻴَﺎﺀِ. ﻗَﺎﻝَ : ﻗُﻠْﻨَﺎ : ﻳَﺎ ﻧَﺒِﻲَّ ﺍﻟﻠﻪِ، ﺍِﻧَّﺎ ﻟَﻨَﺴْﺘَﺤْﻴِﻰ ﻭَ ﺍْﻟﺤَﻤْﺪُ ِﻟﻠﻪِ، ﻗَﺎﻝَ : ﻟَﻴْﺲَ ﺫﻟِﻚَ، ﻭَ ﻟﻜِﻦِ ﺍْﻻِﺳْﺘِﺤْﻴَﺎﺀُ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠﻪِ ﺣَﻖَّ ﺍْﻟﺤَﻴَﺎﺀِ ﺍَﻥْ ﺗَﺤْﻔَﻆَ ﺍﻟﺮَّﺃْﺱَ ﻭَ ﻣَﺎ ﻭَﻋَﻰ ﻭَ ﺗَﺤْﻔَﻆَ ﺍْﻟﺒَﻄْﻦَ ﻭَ ﻣَﺎ ﺣَﻮَﻯ ﻭَ ﻟْﺘَﺬْﻛُﺮِ ﺍْﻟﻤَﻮْﺕَ ﻭَ ﺍْﻟﺒِﻠَﻰ، ﻭَ ﻣَﻦْ ﺍَﺭَﺍﺩَ ﺍْﻵﺧِﺮَﺓَ ﺗَﺮَﻙَ ﺯِﻳْﻨَﺔَ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ . ﻓَﻤَﻦْ ﻓَﻌَﻞَ ﺫﻟِﻚَ ﻓَﻘَﺪِ ﺍﺳْﺘَﺤْﻴَﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠﻪِ ﺣَﻖَّ ﺍْﻟﺤَﻴَﺎﺀِ . ﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻯ Dari Abdullah bin Mas’ud RA, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Malulah kamu sekalian kepada Allah dengan sebenar-benarnya malu”. Ibnu Mas’ud berkata : Kami berkata, “Ya Nabiyallah, sesungguhnya kami sudah malu. Alhamdulillah”. Nabi SAW bersabda, “Bukan demikian, tetapi malu kepada Allah dengan sebenar-benarnya malu ialah kamu menjaga kepalamu dan apa yang dimasukkannya, kamu menjaga perut dan apa yang dihimpunnya, hendaklah kamu ingat mati dan kehancuran. Barangsiapa menginginkan akhirat dan meninggalkan hiasan dunia, maka barangsiapa yang melakukan demikian, sungguh dia telah malu kepada Allah dengan sebenar-benarnya malu” . [HR. Tirmidzi] ﻋَﻦِ ﺍﻟﻀَّﺤَّﺎﻙِ ﺭﺽ ﻗَﺎﻝَ : ﺍَﺗَﻰ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲَّ ﺹ ﺭَﺟُﻞٌ ﻓَﻘَﺎﻝَ: ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮْﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ، ﻣَﻦْ ﺍَﺯْﻫَﺪُ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ؟ ﻓَﻘَﺎﻝَ : ﻣَﻦْ ﻟَﻢْ ﻳَﻨْﺲَ ﺍْﻟﻘَﺒْﺮَ ﻭَ ﺍْﻟﺒِﻠَﻰ، ﻭَ ﺗَﺮَﻙَ ﻓَﻀْﻞَ ﺯِﻳْﻨَﺔِ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ، ﻭَ ﺁﺛَﺮَ ﻣَﺎ ﻳَﺒْﻘَﻰ ﻋَﻠَﻰ ﻣَﺎ ﻳَﻔْﻨَﻰ، ﻭَ ﻟَﻢْ ﻳَﻌُﺪَّ ﻏَﺪًﺍ ﻣِﻦْ ﺍَﻳَّﺎﻣِﻪِ، ﻭَ ﻋَﺪَّ ﻧَﻔْﺴَﻪُ ﻣِﻦَ ﺍْﻟﻤَﻮْﺗَﻰ. ﺍﺑﻦ ﺍﺑﻰ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ Dari Adl-Dlahhak RA ia berkata : Ada seorang laki-laki datang kepada Nabi SAW lalu bertanya, “Ya Rasulullah, siapa orang yang paling zuhud itu ?”. Nabi SAW menjawab, “Orang yang tidak melupakan kubur dan kehancuran, meninggalkan kelebihan hiasan dunia, mengutamakan yang kekal dari pada yang fana, tidak menghitung besok pagi sebagai hari-harinya, dan menghitung dirinya termasuk orang-orang yang akan mati” . [HR. Ibnu Abid-Dunya] ﻋَﻦْ ﻋُﺜْﻤَﺎﻥَ ﺭﺽ ﺍَﻥَّ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲَّ ﺹ ﻗَﺎﻝَ : ﻛَﻔَﻰ ﺑِﺎْﻟﻤَﻮْﺕِ ﻭَﺍﻋِﻈًﺎ ﻭَ ﻛَﻔَﻰ ﺑِﺎْﻟﻴَﻘِﻴْﻦِ ﻏِﻨًﻰ. ﺍﻟﻄﺒﺮﻧﻰ Dari Utsman RA, bahwasanya Nabi SAW bersabda, “Cukuplah mati itu sebagai penasehat, dan cukuplah keyaqinan itu sebagai kekayaan” . [HR. Thabrani] ﻋَﻦِ ﺍْﻟﺒَﺮَﺍﺀِ ﺭﺽ ﻗَﺎﻝَ : ﻛُﻨَّﺎ ﻣَﻊَ ﺭَﺳُﻮْﻝِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺹ ﻓِﻰ ﺟَﻨَﺎﺯَﺓٍ ﻓَﺠَﻠَﺲَ ﻋَﻠَﻰ ﺷَﻔِﻴْﺮِ ﺍْﻟﻘَﺒْﺮِ ﻓَﺒَﻜَﻰ ﺣَﺘَّﻰ ﺑَﻞَّ ﺍﻟﺜَّﺮَﻯ، ﺛُﻢَّ ﻗَﺎﻝَ : ﻳَﺎ ﺍِﺧْﻮَﺍﻧِﻰ، ﻟِﻤِﺜْﻞِ ﻫﺬَﺍ ﻓَﺎَﻋِﺪُّﻭْﺍ . ﺍﺑﻦ ﻣﺎﺟﻪ ﺑﺎﺳﻨﺎﺩ ﺣﺴﻦ Dari Al-Baraa’ RA, ia berkata : Dahulu kami bersama Rasulullah SAW (menguburkan) jenazah, lalu beliau duduk di tepi kubur dengan menangis hingga air mata beliau menetes ke tanah. Kemudian beliau bersabda, “Wahai saudara-saudaraku, untuk seperti ini, maka bersiap-siaplah kalian” . [HR. Ibnu Majah dengan sanad hasan] ﻋَﻦْ ﺍَﻧَﺲٍ ﺭﺽ ﻗَﺎﻝَ: ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺹ: ﺍَﺭْﺑَﻌَﺔٌ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺸَّﻘَﺎﺀِ : ﺟُﻤُﻮْﺩُ ﺍْﻟﻌَﻴْﻦِ، ﻭَ ﻗَﺴْﻮَﺓُ ﺍْﻟﻘَﻠْﺐِ، ﻭَ ﻃُﻮْﻝُ ﺍْﻻَﻣَﻞِ، ﻭَ ﺍْﻟﺤِﺮْﺹُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ . ﺍﻟﺒﺰﺍﺭ Dari Anas RA, ia berkata : Rasulullah SAW pernah bersabda, “Ada empat hal dari kecelakaan, yaitu : kerasnya mata (tidak bisa menangis takut kepada Allah), kerasnya hati, panjang angan- angan, dan rakus kepada dunia” . [HR. Al-Bazzar] ﻋَﻦْ ﺍُﻡِّ ﺍْﻟﻮَﻟِﻴْﺪِ ﺑِﻨْﺖِ ﻋُﻤَﺮَ ﻗَﺎﻟَﺖْ: ﺍِﻃَّﻠَﻊَ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺹ ﺫَﺍﺕَ ﻋَﺸِﻴَّﺔٍ ﻓَﻘَﺎﻝَ : ﻳﺎَﺍَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ، ﺍَﻻَ ﺗَﺴْﺘَﺤْﻴُﻮْﻥَ؟ ﻗَﺎﻟُﻮْﺍ: ﻣِﻢَّ ﺫَﺍﻙَ ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮْﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ؟ ﻗَﺎﻝَ : ﺗَﺠْﻤَﻌُﻮْﻥَ ﻣَﺎ ﻻَ ﺗَﺄْﻛُﻠُﻮْﻥَ، ﻭَ ﺗَﺒْﻨُﻮْﻥَ ﻣَﺎ ﻻَ ﺗَﻌْﻤُﺮُﻭْﻥَ، ﻭَ ﺗَﺄْﻣُﻠُﻮْﻥَ ﻣَﺎ ﻻَ ﺗُﺪْﺭِﻛُﻮْﻥَ، ﺍَﻻَ ﺗَﺴْﺘَﺤْﻴُﻮْﻥَ ﻣِﻦْ ﺫﻟِﻚَ؟ . ﺍﻟﻄﺒﺮﺍﻧﻰ Dari Umul Walid binti Umar, ia berkata : Rasulullah SAW pernah muncul pada suatu sore, lalu beliau bertanya, “Hai para manusia, apakah kamu sekalian tidak malu ?”. Para shahabat menjawab, “Malu dari apa itu ya Rasulullah ?”. Beliau bersabda, “Kamu sekalian mengumpulkan apa-apa yang tidak kalian makan, kamu sekalian membangun apa-apa yang tidak kalian huni dan kalian berangan-angan apa-apa yang tidak kalian dapatkan. Apakah kamu sekalian tidak malu dari semuanya itu ?”. [HR. Thabrani] *Semoga bermanfaat dan bisa menambah iman Taqwa kita Aamin.*



    Jika orang-orang beriman telah melewati neraka, mereka akan ditahan di suatu jembatan yang disebut Qanthorah yang terletak antara surga dan neraka, lalu disana mereka akan diqishas (dibalas) atas kezhalimin yang terjadi sesama mereka di dunia, sehingga apabila telah tidak ada lagi dosa barulah mereka diizinkan untuk memasuki surga. Dan demi Dzat yang jiwaku berada di tangaNya, sungguh seseorang dari mereka lebih hafal tempat tinggalnya di surga ketimbang tempat tinggalnya di dunia.” Dan berkata, Yunus bin Muhammad telah menceritakan kepada kami Syaiban dari Qatadah telah menceritakan kepada kami Abu Al Mutawakkil. (HR. Bukhari: 2260) – http://hadits.in/bukhari/2260 10/3/16, 02:25 – ‪+62 815-6554-182‬: 10/3/16, 03:37 – Mta Sutanto: وَهُوَ ٱلَّذِىٓ أَنشَأَ لَكُمُ ٱلسَّمْعَ وَٱلْأَبْصَٰرَ وَٱلْأَفْـِٔدَةَ ۚ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ Dan Dialah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran, penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur.(Al-Mu’minun – 78) quran-terjemah.org (Android) 10/3/16, 04:27 – ‪+62 852-3166-7790‬: 10/3/16, 13:52 – ‪+62 852-3166-7790‬: Vidio kiriman darivteman ttg pelurusan sejarah wali songo. 10/3/16, 13:53 – ‪+62 852-3166-7790‬: 10/3/16, 15:52 – Budi Kayamara: *Junior Chamber International chapter Solo (JCI SOLO)* ~~~ Proudly Presents ~~~ *WORKSHOP BISNIS ONLINE* _Dalam rangka memeriahkan JCI Solo Local Convention_ Buat kamu yang ingin melesatkan omset dan mendapat akses bisnis di online marketplace Come & join us!!! Dalam _*”Workshop Bisnis Online : Peluang dan Tantangan di Era Online Marketplace”*_ pada: 📆Hari : Kamis, 06 Oktober 2016 🕰Waktu : Pukul 15:00-selesai 🏤Tempat: Aula lt.2, Solo TechnoPark Jl. Ki Hajar Dewantara, Kentingan, Jebres, Jawa Tengah, Indonesia 🗣Pembicara: 1. Joko purwono www.gudangkamerasolo.com (Seller komunitas bukalapak subosukowosraten dengan omset tertinggi) 2. Moelyati Zamzani,SE,. M.Acc www.binainsani.com shultan batik Mr.Clean Mitrajualan.com 3. L. Sumadi, Ing.HTL, M.Si (Direktur Eksekutif Solo Techno Park) *💵HTM:* 30 pendaftar pertama= 15K Harga normal= 25K OTS= 35K Fasilitas: 📚 Ilmu 🍪 Snack 📜 Sertifikat 👥 Jaringan 🔺Ayoo segera daftar!!! Kuota terbatas!!!🔺 📝Format pendaftaran: *WB_NAMA_INSTANSI_DOMISILI* Kirim Ke: Contact person (sms/whatsapp) 📲083874843001 (Ardi) 📲081392640611 (Puji) *dalam konfirmasi •~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~• Instagram/twitter : @jcisolo_id Facebook : JCI Solo Line : @xsr8727y Email : jci.chaptersolo@gmail.com 10/4/16, 04:31 – ‪+62 852-3166-7790‬:

artikel lainnya Manfaat Mengingat Kematian

Friday 6 January 2017 | Post

Apa artinya menjadi muslim? Untuk sekadar punya nama di mata orang bahwa kita dilahirkan dari keluarga…

Sunday 7 May 2017 | Post

Mulai 1 September Transnusa memberlakukan  penyesuaian tarif khususnya untuk kelebihan Bagasi (Excess Baggage) berlaku semua rute…

Tuesday 20 June 2017 | Post

Terbentuklah sebuah Orkestra Reggae baru di Brristol St George dan akan mempopulerkan debut dari hasil kerja…

Monday 9 April 2012 | Post

Buatlah kliping koran/majalah/photo tentang waspada narkoba dan sex bebas dalam pergaulan remaja masa kini .Berikan  komentar…

Rekening


BRI : 051201005742507 An/ : Budi Prihono, S.Sos
MANDIRI : 1380010506520 An/ : Budi Prihono, S.Sos
BNI : 0282198021 An/ : Budi Prihono, S.Sos
BCA : 0770538343 An/ : Budi Prihono, S.Sos
Info & Pemesanan : Kayamara Group, Perumnas Jl. Salak 5 No. 125 RT. 001/019, Ngringo, Jaten, Karanganyar 57772
0271-8202839
085647595948
085647595948