Brosur Bank Indonesia

Ini brosur edisi 51 2015 tahun 5 newsletter bank indnesia serat abaka unggulan talaud kepulauan talaud bertekad menjadi penghasil serat abaka terbesar kedua di dunia. ptensi yang besar harus ditpang dengan sentuhan teknlgi dan pendampingan. bi peduli warna daun lebih hijau serat lebih kuat batang tampak mengkilat dan empat sisir buah pada tiap tandan adalah beberapa ciri pisang abaka (musa textilis). seperti nama latin-nya sejak lama penduduk kepulauan talaud di sulawesi utara memanfaatkan serat dari batang abaka sebagai bahan pakaian yang disebut “kf”.seratnya bahkan cukup kuat untuk dianyam menjadi jala dan pengganti senar untuk tali pancing. jika dibandingkan dengan negara lain pemanfaatan abaka di talaud memang tampak belum maksimal. di beberapa negara serat abaka banyak dipakai sebagai bahan kain jk mbil mewah pembungkus kabel listrik peredam suara kapal terbang dan berbagai manfaat lain yang multi-fungsi. di philipina dan ekuadr yang tercatat sebagai penghasil abaka terbesar di dunia serat dari batang pisang ini bahkan dikenal sebagai bahan baku kertas uang dengan kualitas terbaik sehingga dipakai untuk mencetak dlar amerika dan eur. di talaud sejarah budidaya abaka secara lebih serius baru diawali pada 1984. sebelum itu para petani hanya memanfaatkan abaka dengan penanaman tradisinal atau mengadalkannya dari phn-phn yang tumbuh subur di pinggiran kali seperti sungai essang. beberapa dari mereka kemudian mengembangkannya sebagai tanaman pertanian seperti di essang be utara pulutan rainis dan tampa amma. di essang saja saat ini terdapat setidaknya 150 hektar lahan abaka. kendala saat itu ialah tidak adanya pasar yang tersedia dan belum ada pengembangan. permasalahan lain adalah keterbatasan bibit kurangnya mesin pemrses serat (mesin dekrikatr) dan mdal kerja. para tetani umumnya juga membutuhkan pendampingan dan krdinasi lintas sektr dengan para pemangku kebijakan setempat. sejak ktber 2010 ptdharma bumi berdikari yang berfkus pada bahan tali mulai membeli hasil serat abaka dari masyarakat untuk diekspr ke amerika. menyusul kemudian akhir 2012 pt kertas leces prblingg jawa timur datang ke talaud untuk membeli hasil prduksi yang mulai bertambah. para pembeli ini menghargai abaka antara rp 3-7 ribu per batang. jika sudah diprses dalam bentuk serat sebatang phn pisang bisa menghasilkan 4-5 kil bbt kering dengan harga 6-7 ribu per kilgramnya sehingga lebih menguntungkan bagi petani. dengan ptensi pasar yang mulai tampak meluas mereka kini bersemangat menanam abaka. peluang inilah yang juga secara serius diamati bank indnesia prvinsi sulawesi utara. sejak mei 2011 bi bahkan telah menjadikan abaka sebagai salah satu prduk unggulan talaud selain kelapa cengkih kpra dan pala. bersama pemerintah daerah setempat bi membuat frum pengembangan eknmi daerah dengan tujuan memberdayakan eknmi di wilayah perbatasan melalui abaka sekaligus berusaha mewujudkan talaud sebagai prdusen abaka terbesar kedua di dunia. nta kesepahaman diteken pemerintah kepulauan talaud cnstantine ganggali dan bi prvinsi sulut. bersamaan dengan itu diberikan 1.000 bibit abaka sebagai simbl kerja sama dan dimulainya implementasi prgram ssial bank indnesia di sektr ini. selain bibit bantuan lain adalah alat pemrses serat mesin pemangkas rumput dan pendampingan berupa pelatihan-pelatihan. ada pula bantuan mdal kepada 4 kelmpk untuk realisasi pengadaan bibit. di antaranya yaitu kelmpk usaha bersama edisi 51 2015 tahun 5 newsletter bank indnesia bi peduli di desa tabang kecamatan rainis; kelmpk matelaen desa tabang di kecamatan rainis; kelmpk senebangen desa lalue di kecamatan essang; dan kelmpk mabers desa bulude di kecamatan essang. “bi yang membantu membuat pasar di luar mengetahui ptensi kami. ketika abaka kami dapat diekspr dan diberitakan ke dunia investr akan berdatangan.” target setiap kelmpk adalah 50.000 bibit yang akan dijual ke pemerintah daerah dengan harga 1.500/bibit. dari situ kemudian bibit akan disalurkan untuk masyarakat. kelmpk di kecamatan essang yaitu senebangen dan mabers berhasil menghasilkan anakan pisang yang tumbuh dengan subur. bnggl sangat mudah didapatkan di desa sana bahkan bertebaran di pinggir sungai essang. djupri krdinatr kelmpk di kecamatan essang patut berbangga. setiap kelmpk tidak kurang menghasilkan dari 11.000 bibit anakan siap kirim. satu bnggl tumbuh 2-4 tunas dari 3 kali pemtngan. harga pemberian satu bnggl pun lebih murah berkisar rp 1.000 dan dijual ke pemda rp 2.900/ bibit setelah dipindahkan ke tempat benih dari bahan plastik. bertje berharap sistem penanaman benih abaka di masa datang mestinya tak lagi mengandalkan anakan melainkan dengan “kultur jaringan”. dengan sistem perbanyakan seperti itu vlume yang dihasilkan akan makin besar dengan kualitas yang seragam. “memang saat ini masih dianggap mahal”kata dia. tapi dengan ptensi prduksi yang besar dan peluang pasar yang luas anggapan tentang biaya pembibitan itu bleh jadi akan segera berubah. apalagi dengan hadimya bi secara lebih aktif dalam menggarap ptensi itu sehingga akan mendrng lembaga pembiayaan atau perbankan untuk bisa ikut terlibat. bukan mustahil talaud benar-benarakan menjadi salah satu prdusen terbesar abaka di dunia. edisi 51 2015 tahun 5 newsletter bank indnesia kridr dwi mukti wibw departemen kmunikasi “twwings” layanan infrmasi publik bi // setelah ada jk (tritas jasa keuangan) apa yang dikerjakan leh bank indnesia (bi) mengingat pengawasan kepada bank sudah diambil alih jk?”. pertanyaan ini muncul dari salah satu murid seklah menengah atas (sma) pada saat acara kunjungan edukasi publik di ruangan gedung bi thamrin. jakarta. “waduh anak ini pasti ngantuk deh. dari tadi sebenarnya sudah diterangin panjang lebar. eh masih belum paham”. tapi nggak apa-apa itulah fungsi bertanya. supaya benar benar menjadi tahu. pertanyaan ini ternyata bukan hanya muncul pada saat acara edukasi publik saja. pernah pula muncul di twitter juga di telepn layanan infrmasi publik bi atau yang dikenal dengan bicara (bank indnesia call and interractin). sebagai petugas layanan infrmasi publik (lip) pertanyaan ini tentunya wajib dijawab. apa jawabannya? sejak awai tahun 2013 fungsi bank sentral dalam pengaturan dan pengawasan bank beralih ke jk. dalam knstelasi baru ini jk akan mengawal kebijakan mikrprudensial perbankan sedangkan bi menjaga dan memelihara stabilitas sistem keuangan melalui kebijakan makrprudensial. pembagian ini tidak serta merta mengesampingkan fungsi bi dalam ikut menjaga kesehatan industri perbankan nasinal. dalam lingkup tugas yang baru bi harus bisa terus memastikan kntribusi knstruktif perbankan nasinal dalam sistem keuangan. jadi peran bi pasca kelahiran jk adalah sebagai pengawasan makrprudensial. jika dianalgikan kebijakan mikrprudensial tak /> ubahnya seperti upaya memantau setiap phn untuk memastikan pertumbuhan yang sehat. sedangkan kebijakan ywl makrprudensial menyangkut ruang lingkup yang lebih luas yakni strategi untuk menjaga kndisi hutan secara keseluruhan. sejak fungsi pengaturan dan pengawasan industri perbankan—yang merupakan kebijakan mikrprudensial — dialihkan kepada jk pada 31 desember 2013 maka tidak berarti peran bi serta merta tereduksi. bagi bi menjalankan peran sebagai pengawal stabilitas sistem keuangan melalui kebijakan makrprudensial bukanlah barang baru. sesuai amanah undang-undang n. 23 tahun 1999 tentang bi upaya menjalankan fungsi itu sudah mulai dirintis sejak awai tahun 2000-an. dalam menjalankan tugas dan wewenang di bidang sistem pembayaran misalnya tidak berubah sejak berlakunya uu n. 21/2011 tentang jk. bi tetap memiliki peran sebagai regulatr peratr maupun fasilitatr di bidang sistem pembayaran termasuk fungsi perlindungan knsumen jasa sistem pembayaran. bi pun tetap dapat melakukan pemeriksaan kepada bank jika dianggap perlu. dengan begitu krdinasi antara bi-jk di bidang sistem pembayaran yang diselenggarakan leh bank menjadi hal yang mutlak dilakukan. karena dalam pelaksanaan tugas ada banyak persinggungan antara kedua lembaga misalnya terkait tugas di bidang perizinan pengawasan sistem pembayaran yang diselenggarakan leh bank termasuk aspek perlindungan knsumen. ilustrasi mengenai hutan dan pephnan kurang lebih menjelaskan gambaran besar ruang lingkup kedua hal tersebut. meskipun berbeda tetapi sangat erat berhubungan sehingga krdinasi mutlak diperlukan. jawaban tersebut bukan hanya memberikan pemahaman kepada stakehlder tetapi juga bentuk layanan infrmasi kepada publik yang wajib diberikan bi kepada user-nya. ada edisi 51 2015 tahun 5 newsletter bank indnesia kridr data infrmasi kinerja serta kebijakan terkini yang harus diseminasikan kepada publik. semuanya menjadi kewajiban bi sebagai pemangku kepentingan publik. kewajiban ini merupakan knsekwensi prinsip keterbukaan dan gvernance sekaligus implementasi undang undang keterbukaan infrmasi publik (uu kip) terkait dengan keterbukaan bi sejak tahun 2012 aktif mengimplementasikan uu kip serta gerakan pen gvernment indnesia (gi). gi adalah gerakan untuk membangun pemerintahan yang lebih terbuka partisipatif dan invatif. gi mulai didirikan pada 20 september 2011. peran serta bi antara lain pembentukan pejabat pengella infrmasi dan publik (ppid) bi yang berpartisipasi dalam prgram gi yang dicanangkan presiden ri melalui integrasi layanan infrmasi publik di website satu layanan satu pemerintah dan prtal lapr (layanan aspirasi dan pengaduan nline masyarakat) serta integrasi cntact center untuk layanan infrmasi publik. melalui layanan ini bi mencba menerbs pakem bank sentral yang selama ini dikesankan kaku dan tertutup. bi ingin lebih dekat dengan publik dan masyarakat. dua arah lip bi juga dimaksudkan untuk memperleh public trust agar kebijakan bi efektif dan diketahui publik. selanjutnya diperlukan kmunikasi dua arah agar terjadi ‘mutual understanding’ antara bi dan publik sehingga apa yang disampaikan dapat diterima dengan baik leh publik. kmunikasi dua arah itu diwujudkan dalam dua bentuk. pertama bi menyediakan website bank indnesia (www.bi.g.id) sebagai kanal infrmasi utama mulai dari kebijakan data maupun infrmasi terkait bi. bi juga mengkmunikasikan kebijakannya melalui media ssial seperti twitter (@bank_indnesia) yutube (bankindnesiachannel) maupun flipbard. kedua bi menyiapkan lip sebagai pint f cntact masyarakat (publik) ke bi. masyarakat bisa menanyakan hal apa saja terkait data dan infrmasi yang dimiliki bi termasuk kebijakan terkini bi. lip bi terdiri dari dua wings. wing pertama adalah pejabat pengella infrmasi dan dkumentasi (ppid). sebagai amanah uu kip dan implementasi gi ppid wajib ada di setiap lembaga publik termasuk kementerian dan lembaga. ppid bertanggung jawab di bidang penyimpanan pendkumentasian penyediaan dan/ atau pelayanan infrmasi di badan publik. di bi ppid dibantu leh unit pengella ppid dan pejabat fungsinal pengella infrmasi dan dkumentasi (pfpid) yang berada di seluruh satuan kerja. pfpid adalah cntact persn dan pejabat yang mengetahui seluruh infrmasi di satuan kerjanya masing-masing. ppid terintegrasi dengan layanan aspirasi dan pengaduan nline rakyat (lapri) yaitu aplikasi media ssial yang melibatkan partisipasi publik dan bersifat dua arah yang digunakan sebagai alat bantu melakukan mnitring dan verifikasi capaian prgram pembangunan maupun pengaduan masyarakat terkait pelaksanaan prgram pembangunan nasinal. wing kedua adalah cntact center bicara atau bank indnesia call and interactin. pendirian bicara dimaksudkan sebagai slusi strategis untuk pengendalian dan pengellaan arus permintaan infrmasi publik. di era keterbukaan infrmasi lembaga publik dihadapkan pada tuntutan penyediaan layanan infrmasi yang ptimal untuk memenuhi kehausan masyarakat akan infrmasi. keterbukaan infrmasi tersebut bukan hanya diamanatkan leh undang-undang n. 14tahun 2008 tentang kir tapi diharapkan akan mendrng masyarakat untuk ikut terlibat dalam prses penyusunan kebijakan publik dan berpartisipasi pada tahap implementasinya. pembentukan cntact center bicara ini agak berbeda dengan pembentukan cntact center di lembaga-lembaga lain di tanah air. cntact center bi dibangun dalam knteks layanan infrmasi publik. dengan demikian lip bi terdiri dari ppid dan bicara yang saling terintegrasi. untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat bi telah menyediakan pint f cntact yang simpel. publik dapat meminta data atau infrmasi publik melalui: call center 131.tekan nmernya dan tanyakan apa saja terkait bi. call center ini berperasi di jam kerja. email ke bicara@bi.g.id atau kirim fax ke (021) 3861458 isi frm permhnan infrmasi di website bi dengan masuk link: http://www.bi.g.id/id/tentang-bi/bi-dan-publik/lip/cntents/ frmulir.aspx atau menu layanan infrmasi publik. datang ke visitr center bicara di lbby menara sjafrudin prawiranegara-bank indnesia. jl. m.h thamrin n.2 jakarta. kirim surat ke: departemen kmunikasi bank indnesia cq. unit pelaksana ppid jl. m.h. thamrin n.2 (gedung thamrin) jakarta 10350; akhir kata kemudahan akses menjadi kunci utama agar lip bi memberikan manfaat untuk meningkatkan efektivitas implementasi kebijakan bi. dengan meng-klik nmr 131 maka layanan infrmasi publik dengan mt we always prvide slutins ini langsung akan menyapa. “hall dengan bicara. ada yang bisa saya bantu?” dibalik suara merdu ini ternyata efektivitas kmunikasi dua arah bank indnesia dipertaruhkan. edisi 51 2015 tahun 5 newsletter bank indnesia dinamika memahami pergeseran peran bi satu tahun berlalu setelah pengawasan dan pengaturan perbankan beralih dari bank indnesia kepada tritas jasa keuangan. apakah kemudian peran penting bi menjadi berkurang? perlu diingat bahwa pengalihan salah satu tugas bi kepada jk tersebut tidak serta merta mengecilkan peran yang diemban sebagai bank sentral. melepaskan tugas pengawasan dan pengaturan perbankan berarti bi melepaskan tugas di bidang mikrprudensial. dengan demikian bi tak lagi bertugas mengawasi satu-persatu bank untuk melihat tingkat kesehatan masing-masing entitas bank. saat ini peran bi bergeser ke pengawasan makrprudensial. bi tetap mengawasi industri perbankan namun bukan dalam rangka menilai kualitas satu persatu bank melainkan untuk memantau kndisi secara keseluruhan guna menjaga stabilitas sistem keuangan. bi berhak memeriksa bank yang dinilai berptensi menimbulkan dampak sistemik terhadap sistem keuangan nasinal. pengawasan makrprudensial menjadi satu dari tiga pilar utama fungsi bi sebagai bank sentral. dua pilar lainnya yakni kebijakan mneter dan sistem pembayaran. tujuan utama kebijakan makrprudensial adalah mencegah terjadinya guncangan terhadap stabilitas eknmi bersumber dari sektr keuangan. sepanjang tahun 2014 sejumlah hal telah dilakukan leh bi dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan seperti pendalaman pasar keuangan dmestik pemberlakuan kebijakan ltv yang disesuaikan dengan kndisi eknmi nasinal serta meningkatkan efektivitas sistem pembayaran. secara khusus bi terus menyempurnakan sistem pengawasan terhadap ptensi krisis keuangan dengan melibatkan sejumlah tritas yang merupakan anggta frum krdinasi stabilitas sistem keuangan (fkssk) yakni kementerian keuangan lembaga penjamin simpanan (lps) dan jk. disisi lain disampung bi terus memperkuat perannya dalam pengendalian inflasi bi juga memperkuat perannya di bidang sistem pembayaran. pengawasan dalam sistem pembayaran yang dulu “dititipkan” para pengawas bank kini dilakukan sendiri secara terpisah leh bank indnesia. seluruh fungsi yang melekat kepada bi ini mengukuhkan bahwa peran bank sentral sangat vital bagi stabilitas sistem keuangan di indnesia. tirta segara departemen kmunikasi bi £3 0 c? nnv edisi 51 2015 tahun 5 newsletter bank indnesia cerai inf bank indnesia gerai inf bank indnesia leh guru eknmi sma/ma untuk mengajar materi kebanksentralan. buku tersebut menjadi bukti kepedulian bi dalam mendukung dunia pendidikan. buku yang berisi infrmasi kebanksentralan dan masalah eknmi diharapkan mampu memberikan ilmu bagi pelajar karena disadari masih banyak masyarakat termasuk pelajar yang belum memahami fungsi dan peran bi sebagai bank sentral di indnesia. pada saat bersamaan diserahkan bantuan prgram ssial bank indnesia (psbi) kepada ma muhammadiyah beknang kabupaten sukharj dan sma adh-dhuhaa kabupaten sukharj berupa uang masing-masing rp100.000.000 dan rp50.000.000 untuk perbaikan sarana prasarana seklah dan perlengkapan labratrium ipa. mantan presiden amerika abraham lincln mengemukakan “the things i want t knw are in bks; my best friend is the man wh’ll get me a bk i have nt read”. hal-hal yang ingin kutahu ada di dalam buku sahabat terbaik adalah rang yang akan memberikanku sebuah buku yang belum aku baca. demikian sekelumit kata sambutan deputi gubernur bank indnesia rnald waas yang dibacakan leh direktur eksekutif departemen pengellaan uang (dpu) lambk antnius siahaan dalam launching buku panduan guru eknmi sma/ma muatan kebanksentralan yang disusun leh bi bekerjasama dengan pusat kurikulum dan perbukuan (puskurbuk). acara yang diadakan 26 nvember 2014 di ruang sabha widya sila kpw bi sl dihadiri sekitar 200 guru eknmi sma/ma di wilayah sl raya serta puluhan tamu baik dari muspida kabupaten/ kta maupun dari dinas/instansi terkait. acara diawali ensemble music dari smk 8 kta surakarta didusul sambutan dari kepala kpw bi sl wakil walikta surakarta asisten direktur departemen pengellaan uang. peluncuran buku ditandai dengan pembukaan giant bk dan penandatangan buku leh direktur eksekutif dpu lambk antnius siahaan. acara itu menandakan bahwa buku panduan guru eknmi sma/ma muatan kebanksentralan resmi dapat digunakan buku kebanksentralan bagi guru sma diluncurkan uls terpanjang di dunia guncang festival danau tba 2014 ada peristiwa unik dalam pembukaan festival danau tba (fdt) 2014 di tb silalahi center balige kabupaten tba samsir. festival kebanggaan masyarakat sumut yang diadakan kedua kalinya ini dimeriahkan leh barisan ratusan siswa sma 1 balige yang berdiri berjajar dari jalan dr. sutm hingga tb silalahi center untuk membentangkan uls sadum sepanjang 433 meter. hras! hras!” seru mereka saat menyambut kedatangan wakil menteri pariwisata dan eknmi kreatif sapta niwandar gubernur sumut gatt puj nugrh bupati tba samsir pandptan kasmin simanjuntak serta para tamu undangan lainnya dalam pembukaan fdt 2014. uls sadum yang merupakan salah satu jenis uls dengan karakteristik warna-warna ceria dan umumnya digunakan dalam suasana suka cita tersebut adalah karya kelmpk binaan kantr perwakilan bank indnesia wilayah ix (sumut dan aceh) yang penyerahan piagam penghargaan muri melibatkan 20 penenun dan diprses selama tujuh bulan. istimewanya lagi pembuatan uls tersebut tidak menggunakan sambungan melainkan melalui prses penarikan benang. berkat inisiasi pembuatan uls tersebut bank indnesia pun menerima piagam penghargaan museum rekr indnesia (muri) untuk rekr pemerkasa pembuatan uls terpanjang di dunia mengingat rekr sebelumnya hanya mencapai 60 meter. piagam muri diserahkan lleh deputi manager muri awan raharg kepada kepala perwakilan bank indnesia wilayah ix difi a. jhansyah diiringi tepuk tangan meriah pengunjung. “pembuatan uls ini bertujuan untuk melestarikan warisan budaya batak dan mengembangkanpenenunuls.selainitufdt merupakan mmentum untuk mengenalkan uls kepada wisatawan dmestik dan turis asing” tutur ka kpw bi wilayah ix difi a. jhansyah. uls dia menambahkan tak lagi hanya sebagai perlengkapan pesta bagi rang batak tetapi juga dapat digunakan sebagai baju ataupun interir rumah. selain kepada bank indnesia piagam penghargaan muri juga diberikan kepada gubernur sumut gatt puj nugrh sebagai pendukung pelestari budaya dan kelmpk tenun uls sianipar sebagai penenun uls sadum terpanjang. para pengunjung fdt memberikan apresiasi terhadap penghargaan murtl dimaksud dan sangat antusias untuk melihat dan mengabadikan keindahan seni uls sadum terpanjang di dunia tersebut. rileks siklus pengawasan makrprudensial pengumpulan data/lnfrmasi knwyur financial system siklus keuangan & makreknmi f. krdinasi derfipn satker/institu’si !3{n. 2. rekmendasi perumusan kebijakan. 3. rekmendasi kepada institusi keuangan. _ surveillance lembaga keuangan (sib & knglmerasi) pasar keuangan krprasi tindak lanjut rumah tangga pemeriksaan tematik dan khusus ptensi risik sistemik ku 1s ^ jawab pertanyaan di bawah ini dan dapatkan hadiah menarik dari gerai inf bank indnesia: 1. sebutkan dua faktr eksternal yang menjadi tantangan stabilitas makr eknmi indnesia pada 2015? 2. apa nama frum yang dijadikan bank indnesia sebagai wadah krdinasi kebijakan dengan pemerintah pusat dan daerah untuk pengendalian inflasi? tebak kata s s t a b i l i t a s x m x a r a h x n k k i h n x p r f u s t b n x g l b a l e e x l e j v x p x g a n s x i t n b k u r s w x k g e x x h e d g i n g r a r l q a d f l c b z i s x m x r e f r m a s i x a p r s p e k t g x u l n x d m e s t i k carilah istilah-istilah eknmi di bawah ini pada susunan kata-kata mendatar atau menurun: 1. stabilitas 2. inflasi 3. akses 4. mneter 5. arah 6. bligasi 7. glbal 8. kurs 9. hedging 10. refrmasi 11. prspek 12. uln 13. dmestik pemenang kuis & tebak kata eds. 49/2014 1. nur ika wulandari kantr perwakilan bank indnesia prvinsi jawatengah (08783351 xxxx) 2. muhammad idham khlid staf unit sumber daya kantr perwakilan bank indnesia tasikmalaya (0265-331 xxx) jawaban kuis dan tebak kata di email ke: bicara@bi.g.id paling lambat 31 maret 2015. di dalam subyek email cantumkan “kuis” atau “tebak kata” edisi 51 / 2014″ dan sertakan pula nama lengkap alamat prfesi dan nmr telepn yang dapat dihubungi. pemenang akan diumumkan dalam gerai inf bank indnesia edisi selanjutnya. edisi 51 2015 tahun 5 j newsletter bank indnesia rai inf nk indnesia ekspse kampanye gerakan nasinal nn tunai (gnnt) tak pernah bisa dilepaskan dari aspek keamanan dan kenyamanan dalam transaksi dengan alat pembayaran menggunakan kartu baik atm kartu debet maupun kartu kredit. pin enam digit untuk keamanan bank indnesia sebagai regulatr di bidang sistem pembayaran senantiasa berupaya meningkatkan aspek keamanan dalam transaksi nntunai termasuk transaksi melalui kartu debit maupun kartu kredit. salah satu strategi yang dilakukan adalah memperkenalkan penggunaan persnal identificatin number (pin) enam digit untuk transaksi kartu kredit. sebelumnya verifikasi transaksi kartu kredit menggunakan tanda tangan. pengalihan verifikasi transaksi menjadi pin dengan enam digit nmr rahasia dilakukan demi alasan keamanan sebab tanda tangan cenderuhg dapat dengan mudah dipalsukan. guna mengatur perpindahan sistem keamanan dari tanda tangan menjadi pin bi menerbitkan peraturan bank indnesia nmr 14/2/pbi/2012 serta surat edaran n.14/17/dasp tentang penyelenggaraan alat pembayaran menggunakan kartu. beleid tersebut merupakan salah satu upaya bi untuk memperkuat perlindungan bagi knsumen kartu kredit melalui peningkatan keamanan kartu serta penguatan manajemen risik. terhitung sejak 1 juli 2015 seluruh penerbitan kartu kredit baru atau perpanjangan kartu wajib menggunakan sistem pin 6 digit. kartu kredit yang telah diterbitkan pada peride sebelumnya dan masih berlaku diizinkan untuk tetap digunakan hingga tiba saatnya jatuh temp dan harus melakukan penyesuaian. berangsur-angsur penggunaan pin enam digit dalam transaksi kartu kredit pun akan secara tmatis terlaksana. bi menetapkan batas akhir transisi ke pin hingga 30 juni 2020. dengan demikian sejak 1 juli 2020 seluruh transaksi kartu kredit wajib menggunakan pin enam digit. bila tidak maka transaksi tidak dapat dilakukan. selain mewajibkan penerbit kartu kredit mengganti sistem verifikasi transaksi dari tanda tangan menjadi pin bi juga mengharuskan seluruh acquirer kartu kredit untuk menyesuaikan diri agar dapat menerima transaksi dari kartu kredit berbasis pin. bi memberikan waktu selambatnya hingga 30 juni 2015. aturan ini berlaku tidak berlaku bagi kartu kredit yang diterbitkan leh penerbit kartu kredit dari luar negeri ataupun transaksi di negara lain yang masih menerapkan verifikasi dan autentikasi transaksi dengan tanda tangan. tak hanya mewajibkan penyesuaian sistem keamanan kartu dan infrastruktur penunjang bi juga mewajibkan bank dan pihak penerima transaksi kartu kredit (acquirer) untuk melakukan ssialisasi secara masif kepada masyarakat mengenai peralihan ini. ssialisasi ini mencakup tata cara bertransaksi hingga penjelasan mengenai manfaat verifikasi transaksi menggunakan pin. ssialisasi menjadi hal pentiag untuk mendukung keberhasilan transisi. leh karena itu bi memberikan perpanjangan waktu bagi bank acquirer maupun masyarakat untuk menyesuaikan diri. sebelumnya bi menetapkan tenggat pengalihan sistem keamanan kartu kredit menjadi berbasis pin paling lambat pada 31 desember 2014. namun belakangan aturan tersebut direvisi terutama terkait batas waktu pelaksanaan. perpanjangan waktu diberikan agar semua pihak dapat beradaptasi.

Bagikan:Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Comment