Menu
Dapatkan Produk Produk Snack Berkualitas KHAS SOLO yang dikirim ke JAKARTA

TAYANGAN HIBURAN “SMACK DOWN” DI SUATU TELEVISI SWASTA BANYAK MEMAKAN KORBAN

Mar
24
2015
by : dijakarta4. Posted in : Post


KALIAN TENTU MASIH INGAT TAYANGAN HIBURAN “SMACK DOWN” DI SUATU TELEVISI SWASTA BANYAK MEMAKAN KORBAN KHUSUSNYA ANAK-ANAK YANG CEDERA KARENA MENIRU ADEGAN DALAM TAYANGAN HIBURAN TERSEBUT.
Dampak Globalisasi terhadap Perubahan Sosial Budaya Globalisasi akan menimbulkan dampak positif dan dampak negatif pada perubahan sosial dan budaya di Indonesia. a. Dampak Positif Globalisasi 1) Kebudayaan Indonesia akan Lebih Dikenal oleh Dunia Teknologi yang merupakan salah satu saluran

globalisasi akan memperkenal-kan budaya Indonesia kepada negara luar. Melalui media elektronik media cetak dan media-media yang lain kita dapat memperkenalkan kedinamisan Tari Pendet dari Bali kelembutan Tari Srimpi dari Jawa Tengah dan kreatifnya Tari Saman dari Aceh. Sumber: Dokumen penerbit. 3 Penayangan smack down di suatu media berdampak negatif bagi anak-anak. Bab 15 Perilaku Masyarakat dalam Perubahan Sosial Budaya di Era Globalisasi 331 Dengan tayangan budaya tersebut orang luar akan tertarik untuk berkunjung ke Indonesia. 2) Kebudayaan Indonesia Semakin Diperkaya oleh Budaya Luar Dengan melihat dan membandingkan budaya-budaya luar yang masuk memungkinkan kita untuk memperkaya kebudayaan Indonesia. Melalui globalisasi dapat diadopsi unsur-unsur budaya yang bermanfaat dan meningkatkan budaya Indonesia. 3) Dapat Mengakses Informasi dari Berbagai Penjuru Dunia Teknologi internet dapat mempermudah kita untuk mendapatkan informasi dari beberapa negara yang ada di dunia. 4) Terpenuhinya Berbagai Kebutuhan Masyarakat Dengan semakin memudarnya batas antarnegara membuat kita lebih mudah untuk mendapatkan kebutuhan yang diinginkan. Perdagangan bebas yang diciptakan beberapa negara di dunia akan lebih mempercepat keluar masuknya barang dari negara satu ke negara lain sehingga kita akan lebih mudah untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan. 5) Meningkatkan Etos Kerja yang Tinggi dan Profesional Salah satu kunci keberhasilan negara-negara maju di dunia ini adalah penduduk¬nya mempunyai etos kerja yang tinggi dan profesional. Bangsa Indonesia dapat menirunya apa bila ingin menjadi negara yang maju. Jepang menjadi negara yang hebat di dunia karena penduduknya yang cerdas etos kerjanya tinggi disiplin sangat menghargai waktu dan profesional. b. Dampak Negatif Globalisasi 1) Berubahnya Gaya Hidup dan Perilaku Masyarakat Derasnya arus informasi dari luar telah membuat sebagian orang meninggal-kan nilai-nilai luhur dan norma-norma yang dianutnya. Hal ini akan mengubah gaya hidup dan perilaku masyarakat yang tidak sesuai lagi dengan kepribadian bangsa. 2) Penyalahgunaan untuk Penipuan Pornografi dan Propaganda Pesatnya teknologi informasi digunakan oleh orang-orang yang tidak ber-tanggung jawab untuk berbuat negatif. Misalnya pemanfaatan internet untuk penipuan pornografi dan propaganda. Bahkan seorang hecker bisa merusak program-program yang ada di internet. 3) Produk Dalam Negeri Kalah Bersaing dengan Produk Mancanegara Globalisasi tidak hanya memperlancar arus informasi tapi juga memperlancar masuknya barang-barang dari luar negeri. Akibatnya produk dalam negeri kalah bersaing dengan produk luar negeri yang lebih berkualitas. Sumber: Majalah Kartini Edisi 8 -22 Juni 2006 Produk dalam negeri. Perubahan Sosial Budaya di Era Global Manusia senantiasa mengalami perubahan dalam kehidupannya. Pengaruh globalisasi dalam perubahan sosial budaya tidak dapat kita tolak baik yang positif maupun negatif. Pengetahuan yang makin luas di era global ini meng-hasilkan teknologi yang canggih yang kemudian mengubah kehidupan manusia. Jika pada zaman dulu manusia mencari makan dengan cara mengumpulkan seperti berburu mencari ikan dan buah-buahan dan lain-lain; saat ini dilakukan dengan cara menanam. Begitu juga dengan tempat tinggal pada kehidupan manusia dulu masih di gua-gua atau di atas pepohonan. Sekarang manusia dapat tinggal di lingkungan yang aman dan nyaman. Tidak hanya itu jika ingin bepergian manusia zaman dulu masih memakai tenaga hewan sebagai alat transportasi. Setelah ditemukan teknologi berkat globalisasi perubahan terjadi pada kehidupan manusia. Mereka tidak memerlukan waktu berbulan-bulan untuk sampai di tempat yang dituju. Adanya alat transportasi yang meng¬gunakan tenaga mesin-mesin canggih seperti mobil kereta api kapal laut dan pesawat udara membuat manusia lebih mudah untuk melangsungkan segala kegiatan dalam kehidupan sehari-hari. Waktu lebih efisien mudah dan cepat dengan adanya kemajuan teknologi transportasi baik darat laut maupun udara. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa perubahan-perubahan sosial budaya terjadi oleh karena anggota masyarakat pada waktu tertentu merasa tidak puas lagi terhadap keadaan kehidupannya yang lama. Norma-norma dan lembaga-lembaga sosial atau sarana penghidupan dianggap tidak memadai lagi untuk memenuhi kebutuhan hidup yang baru. Hal tersebut dilakukan manusia tidak lain adalah untuk meningkatkan kualitas yang lebih tinggi dari keadaan sebelumnya di segala bidang kehidupan karena perubahan-perubahan tersebut akan terus berlangsung baik saat ini atau saat yang akan datang. Perilaku Masyarakat dalam Perubahan Sosial di Era Globalisasi Gencarnya arus globalisasi sekarang ini akan berpengaruh besar pada perubahan sosial budaya di masyarakat baik di pedesaan maupun di perkotaan. 1. Perubahan Pola Perilaku dan Gaya Hidup di Masyarakat Pengaruh arus globalisasi pada pola perilaku di masyarakat dan gaya hidup tersebut antara lain: a. Pola Pergaulan Pesatnya kemajuan teknologi komunikasi dan transportasi telah mengubah pola pergaulan masyarakat khususnya pada generasi muda. Di era globalisasi sekarang ini banyak masyarakat yang melihat bahkan meniru pola pergaulan masyarakat luar. Pergaulan antarmasyarakat berlangsung cepat bebas dan terbuka bahkan di kota-kota besar sudah ada pergaulan bebas yang dapat merusak moral generasi penerus. Bab 15 Perilaku Masyarakat dalam Perubahan Sosial Budaya di Era Globalisasi 333 b. Pola Makan Pengaruh globalisasi pada pola makan dapat dilihat dari tempat dan cara makan yang banyak mengalami perubahan. Bahwa masyarakat makan di rumah atau warung dengan makanan-makanan ciri khas Indo¬nesia misalnya nasi daging rendang soto sayur lemper dan buah-buahan sekarang makannya di restoran café dengan makanan-makanan ala luar negeri misalnya roti hamburger pizza spaghetti gourmet wrap dan lain-lain. c. Pola Pendidikan Arus globalisasi juga memengaruhi pola dan sistem pendidikan di Indonesia. Dahulu dalam proses pendidikan seorang guru merupakan figur utama yang menjadi sumber ilmu pengetahuan bagi siswa. Namun seiring dengan arus globalisasi dan perkembangan teknologi sistem pendidikan yang diterapkan di Indonesia juga banyak meniru pola pendidikan luar negeri yang lebih maju baik dalam hal kurikulum model pembelajaran maupun sarana dan prasarana penunjang yang digunakan. Saat ini guru tidak lagi menjadi sumber ilmu pengetahuan tetapi sebagai fasilisator dan murid yang menjadi subjek utama. Di era global ini pendidikan juga ditunjang oleh berbagai sarana dan prasarana yang lebih lengkap seperti komputer alat-alat praktikum dan media pembelajaran yang lain. d. Pola Perdagangan Di era global sekarang ini di dunia banyak diciptakan daerah perdagangan bebas yaitu sistem perdagangan yang mengurangi bahkan menghilangkan hambatan-hambatan perdagangan antarnegara seperti bea masuk dan pajak. Contoh daerah perdagangan bebas adalah AFTA NAFTA APEC UNI EROPA dan lain-lain. Dengan perdagangan bebas arus barang dan manusia antarnegara berjalan sangat cepat. e. Bentuk dan Pola Pakaian Semakin pudarnya batas geografis antarnegara di era global juga akan berpengaruh pada pakaian. Aneka ragam mode merek peragaan busana digelar lewat iklan baik di media cetak maupun elektronik akan mudah memengaruhi perilaku masyarakat dalam berpakaian. Akibatnya jenis dan pola pakaian yang dikenakan sama dengan orang luar negeri. 2. Menentukan Sikap terhadap Pengaruh Globalisasi Sebagai Bangsa Timur yang memegang teguh nilai-nilai luhur dan agama tentu tidak akan mudah terbawa oleh arus globalisasi. Sumber: Suara Merdeka12 Pebruari 2007 Lemper dan paket gourmet wrap. Sumber: Majalah Kartini Edisi 13 – 27 April 2006. Gambar 15.6 Model pakaian luar negeri.
ADA BEBERAPA SIKAP YANG HARUS DILAKUKAN UNTUK MENGHADAPI PENGARUH GLOBALISASI ANTARA LAIN BERIKUT INI. MENERIMA DAN MENYELEKSI SETIAP BUDAYA ASING YANG MASUK KE NEGARA KITA.
Memegang teguh nilai-nilai luhur budaya bangsa. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia terutama yang berhubungan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Mencintai produk dalam negeri. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa. Modernisasi dan Westernisasi Setiap bangsa di dunia senantiasa mempunyai harapan dan cita-cita untuk mempunyai kehidupan dan penghidupan yang lebih baik. Untuk mencapai harapannya dalam masyarakat harus terdapat suatu perubahan. Salah satu proses perubahan yaitu melalui modernisasi. Modernisasi adalah suatu proses transformasi dari suatu perubahan ke arah yang lebih maju atau meningkat di berbagai aspek dalam kehidupan masyarakat. Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa modernisasi merupakan proses perubahan dari cara-cara tradisional ke cara-cara baru yang lebih maju dalam rangka untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat. Sementara itu secara historis modernisasi merupakan perubahan-perubahan masyarakat yang bergerak dari keadaan yang tradisional atau dari masyarakat pra modern menuju kepada suatu masyarakat yang modern. Proses perubahan itu didorong oleh berbagai usaha masyarakat dalam memperjuangkan harapan dan cita-citanya yaitu perubahan kehidupan dan penghidupan yang ada menjadi lebih baik. Ciri umum dari modernisasi adalah menyangkut bidang-bidang tradisi sosial ke masyarakatan iptek kependudukan dan mobilitas sosial. Berbagai bidang tersebut berproses sehingga mencapai pola-pola perikelakuan baru yang berujud pada kehidupan masyarakar modern. Secara garis besar dapat disimpulkan bahwa modern mempunyai pengertian sebagai berikut. 1 Suatu kemajuan yang rasional dalam segala bidang dan meningkatnya taraf hidup masyarakat secara menyeluruh dan merata. 2 Bersifat manusiawi dan tinggi nilai peradabannya dalam pergaulan hidup di masyarakat. Gejala-gejala modernisasi dalam kehidupan masyarakat dalam berbagai bidang dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari. Dalam bidang ekonomi misalnya muncul industri-industri besar adanya berbagai lembaga-lembaga keuangan yang membuka kesempatan kredit bagi industri. Dalam bidang politik modernisasi ditandai oleh adanya keseragaman hukum yang dicapai melalui proses pendidikan dalam masyarakat secara formal dan melalui media komunikasi. Bab 15 Perilaku Masyarakat dalam Perubahan Sosial Budaya di Era Globalisasi 335 Sementara itu modernisasi di bidang pertanian dapat terlihat dari adanya perubahan pengolahan lahan secara sederhana menjadi teknik-teknik pengolahan lahan yang baru dengan menggunakan mesin-mesin pupuk dan obat-obatan irigasi teknis penggunaan bibit unggul baru cara-cara pemanenan dan sebagainya. Semua itu merupakan contoh hasil dari adanya modernisasi. Sumber: Dokumen Penerbit 2007 Contoh modernisasi di bidang pertanian Untuk menjadi masyarakat yang modern perlu dipenuhi syarat-syarat berikut ini. 1 Cara berpikir ilmiah (scientific thinking) yang melembaga pada kelas yang me¬merintah (penguasa) maupun yang diperintah (masyarakat). 2 Sistem administrasi negara yang baik tertib efisien yang benar-benar me¬wujudkan birokrasi. 3 Tingkat kesadaran berorganisasi yang tinggi artinya ada disiplin dan dalam ke¬disiplinan ini dapat berarti pengurangan kemerdekaan sendiri. 4 Penggunaan alat-alat komunikasi yang maju atau tinggi tingkatannya. 5 Ada sentralisasi wewenang dalam pelaksanaan social planning. 6 Adanya sistem pengumpulan data yang baik dan teratur yang ter¬pusat pada suatu lembaga atau badan tertentu. Pada penjelasan sebelumnya telah diterangkan pengertian modernisasi. Lalu apa perbedaan antara modernisasi dengan westernisasi. Westernisasi adalah proses peniruan oleh suatu masyarakat atau negara tentang kebudayaan dari negara-negara Barat yang dianggap lebih baik dari budaya sendiri. Dengan kata lain westernisasi adalah sikap kebarat-baratan Sumber: Dokumen Penerbit Penggunaan alat komunikasi yang canggih merupakan salah satu ciri dari masyarakat modern. sikap mendewakan semua yang berasal dari Barat atau sikap mengadopsi semua yang berasal dari Barat tanpa seleksi. Sehingga westernisasi dapat membahayakan kepribadian bangsa. Untuk lebih memahami pengertian modernisasi dan westernisasi berikut ini dapat dijelaskan beberapa hal. 1 Modernisasi lebih baik dari pada westernisasi karena proses perkembangan¬nya yang umum untuk semua masyarakat dan pangertian itu dapat menampung bentuk-bentuk khusus kebudayaan dari perkembangan umum tersebut. 2 Proses westernisasi terjadinya bersamaan dengan proses modernisasi karena perkembangan masyarakat modern itu terjadi di dalam kebudayaan Barat sedangkan budaya Barat dipandang sebagai satu-satunya kemungkinan yang ada. 3 Maju dan mundurnya suatu masyarakat sangat ditentukan oleh kecakapan¬kecakapan kemajuan ilmu pengetahuan dan penguasaan teknologi. Setiap perubahan baik positif maupun negatif akan berdampak pada kehidupan setiap manusia dan masyarakat.Disinilah pentingnya setiap manusia memilih dan menyikapi perubahan yang terjadi. Agar kalian lebih mengetahui pasti akan dampak perubahan-perubahan sosial budaya bentuklah kelompok yang terdiri atas 3- 4 siswa kemudian lakukan kegiatan berikut ini bersama teman kelompok kalian.. Identifikasikanlah dampak perubahan-perubahan apa saja yang terjadi di era global ini di lingkungan sekitar kalian kemudian hasilnya tulis pada buku tugas kalian seperti format berikut ini. Soal-Soal Latihan A. Pilihlah jawaban yang paling tepat! 1 . Secara etimologi “globalisasi” berasal dari kata … . global c. globe bumi d. dunia 2 . Proses di mana berbagai peristiwa keputusan dan kegiatan di belahan dunia yang satu dapat membawa konsekuensi penting bagi masyarakat di belahan dunia lain merupakan definisi globalisasi menurut … . Giddens c. A.G.Mc. Grew Waters d. E.B. Tayler 3 . Menurut Waters globalisasi dalam bidang budaya meliputi … . investasi pariwisata ide kedaulatan negara pariwisata produksi pariwisata etnis ide etnis produksi investasi 4 . Bentuk kerja sama yang dapat memper¬cepat globalisasi melalui saluran ekonomi yaitu … . ASEAN c. SEA GAMES AFTA d. NASA 5 . Internet merupakan penggabungan dari dua macam teknologi yaitu … . CD dan komputer komputer dan LD komputer dan HP TV dan komputer 6 . Di bawah ini yang bukan dampak positif globalisasi yaitu … . bekerja secara profesional berubahnya gaya hidup mudah untuk memenuhi kebutuhan kebudayaan Indonesia berkualitas 7 . Proses mendunia atau jadi satu dunia disebut … . kulturasi c. modernisasi globalisasi d. westernisasi 8 . Globalisasi berlangsung di tiga bidang kehidupan yaitu ekonomi politik dan budaya. Hal ini adalah pendapat … . Waters A.G. Mc Grew Selo Soemardjan Soerjono Soekanto 9 . Berikut ini saluran-saluran globalisasi kecuali … . pergaulan teknologi ekonomi internet 1 0 . Salah satu dampak positif globalisasi adalah … . gaya hidup berubah penyalahgunaan teknologi penipuan dan propaganda akses informasi semakin mudah 1 1 . Globalisasi tidak menyebabkan terjadi¬nya peningkatan … . volume komoditi ekspor-impor aliran investasi asing kunjungan turis mancanegara angka tindakan kriminalitas 1 2 . Penyebab utama derasnya arus globalisasi adalah … . diciptakannya daerah perdagangan bebas pesatnya perkembangan teknologi komunikasi berakhirnya perang dingin antar¬blok Barat dan Timur perubahan pada peta politik dunia 1 3 . Saluran globalisasi yang paling berperan mempercepat arus globalisasi yaitu melalui … . pergaulan toleransi ekonomi hiburan Bab 15 Perilaku Masyarakat dalam Perubahan Sosial Budaya di Era Globalisasi 339 1 4 . Pertukaran pelajar antara Indonesia dan 1 8 . Perilaku pemuda Indonesia yang rambut-Amerika merupakan contoh saluran nya disemir dan telinganya ditindik globalisasi melalui … . merupakan dampak dari … . hiburan c. pergaulan a. globalisasi teknologi d. ekonomi b. westernisasi 15.Saluran globalisasi yang paling mudah c. modernisasi memengaruhi generasi muda adalah d. sekulerisasi melalui … . dahulu wanita Indonesia 1 9 . Jika ekonomi c. hiburan menggunakan kebaya sekarang sudah pergaulan d. teknologi banyak yang memakai jeans atau rok. Hal ini termasuk perubahan … . 1 6 . Perilaku masyarakat di bawah ini yang a. sistem sosial c. kesenian bukan pengaruh globalisasi yaitu … . b. kebudayaan d. ekonomi a. pesta di cafe b. pergaulan bebas 2 0 . Manusia pada zaman prasejarah mencatat c. belanja di mall informasi di dinding-dinding gua. Namun d. gotong royong sekarang informasi dapat dicatat di 1 7 . Motivasi utama masyarakat Indonesia komputer. Ini menunjukkan perubahan melaksanakan modernisasi di segala di bidang … . bidang yaitu … . a. ilmu pengetahuan a. menciptakan kemakmuran rakyat b. ekonomi c. b. menyaingi negara maju kebudayaan c. meningkatkan martabat manusia d. teknologi d. mencegah arus westernisasi B. Jawablah dengan singkat dan benar! 1 . Jelaskan pengertian globalisasi! 2 . Sebutkan dua dampak negatif globalisasi! 3 . Sebutkan empat sikap dalam menghadapi pengaruh globalisasi! 4 . Sebutkan empat syarat masyarakat modern! 5 . Sebutkan empat saluran globalisasi! 6 . Apa saja akibatnya jika suatu masyarakat menutup diri terhadap perubahan sosial budaya? 7 . Mengapa kita harus bersikap selektif terhadap perubahan sosial budaya yang terjadi? 8 . Apa yang dapat kalian jelaskan mengenai perilaku kebarat-baratan? 9 . Apa saja keuntungan yang kita dapat dari sikap kritis terhadap pengaruh perubahan sosial budaya di era global ini? 1 0 . Bagaimana pendapatmu tentang kelompok masyarakat yang bertahan dan tidak menginginkan adanya perubahan? Peta Konsep BAB 16 KERJA SAMA EKONOMI INTERNASIONAL KERJA SAMA EKONOMI INTERNASIONAL Sumber: Ensiklopedi Umum untuk Pelajar Jilid 7 2005 16.1 Penandatanganan perjanjian perdagangan antara ASEAN dengan Cina. Pendahuluan Kalian pasti sudah mengenal suatu barang yang namanya komputer. Atau barangkali kalian saat ini memakai jam tangan yang bermerk luar negeri. Barang¬barang tersebut ada berkat adanya globalisasi di mana kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi meningkat tajam. Globalisasi telah memengaruhi perubahan¬perubahan dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat. Jika kalian perhatikan lingkungan sekitar kalian akan menemukan barang-barang lain yang lebih banyak seperti handphone sepeda motor mobil dan sebagainya. Semua barang-barang tersebut dilakukan melalui proses perdagangan. Perdagangan di era globalisasi ini melibatkan sejumlah negara-negara yang ada di dunia melalui suatu kerja sama. Perdagangan antarnegara ini merupakan salah satu bentuk kerja sama ekonomi internasional. Namun terjadinya kerja sama ekonomi internasional tidak hanya melalui perdagangan antarnegara saja tetapi dapat juga melalui pertukaran sarana dan faktor-faktor produksi serta hubungan utang piutang. Pembahasan materi yang akan kalian pelajari akan membuat kalian memahami bahwa tidak ada satu pun negara di dunia yang bisa hidup sendiri dalam memenuhi kebutuahan rakyatnya. Latar Belakang dan Tujuan serta Peran Indonesia dalam Kerja Sama Internasional Timbulnya kesadaran mengenai dunia sebagai satu kesatuan mem-buka peluang untuk membentuk suatu hubungan kerja sama antarbangsa seperti halnya setiap manusia yang saling membutuhkan antara satu dengan lainnya. Suatu negara juga demikian mereka perlu menjalin hubungan kerja sama dengan negara lain untuk menunjang dan mem¬perlancar jalannya pembangunan. Sebenarnya apa yang melatar-belakangi hubungan kerja sama suatu negara?
BAGAIMANA PULA PERAN INDONESIA DALAM KERJA SAMA INTERNASIONAL?
Pertanyaan¬pertanyaan ini dapat terjawab bila kalian menyimak uraian dalam bab ini. 1. Latar Belakang Kerja Sama Internasional Kerja sama ekonomi internasional adalah bentuk hubungan ekonomi yang dilakukan oleh suatu negara dengan negara lain untuk memajukan kerja sama yang saling membantu dan saling menguntungkan khususnya di bidang ekonomi melalui kesepakatan atau perjanjian baik secara bilateral multilateral maupun regional. Setiap negara dalam melakukan kerja sama internasional selalu berpedoman pada politik luar negeri masing-masing. Misalnya negara Indone¬sia dalam melakukan hubungan atau kerja sama dengan bangsa lain selalu berpedoman pada politik luar negeri yang bebas aktif tanpa ada ikatan tertentu dan juga aktif menjaga ketertiban dan perdamaian dunia. Kerja sama internasional dilatarbelakangi oleh adanya persamaan dan perbedaan yang dimiliki oleh masing-masing negara. Persamaan yang melatarbelakangi munculnya kerja sama internasional antara lain: 1 Keadaan geografis; contohnya ASEAN (Association of South East Asian Nation) yang anggotanya terdiri atas negara-negara di wilayah Asia Tenggara. 2 Sumber daya yang dimiliki; contohnyanegara-negara penghasil minyak membentuk organisasi yang bernama OPEC (Organization of Petroleum Exporting Countries). 3 Keadaan ekonomi; contohnya kondisi ekonomi negara berkembang yang mendirikan organisasi. 4 Kepentingan politik; contohnya negara-negara yang tidak memihak salah satu negara adikuasa dengan membentuk organisasi GNB (Gerakan Non¬blok). Sumber: Jawa Pos 4 Februari 2006 Gambar 16.2 Kerja sama internasional didominasi atas kepentingan ekonomi. Bab 16 Kerja Sama Ekonomi Internasional 343 Perbedaan yang melatarbelakangi munculnya kerja sama internasional antara lain: 1 Perbedaan sumber daya yang dimiliki; bila persamaan sumber daya mendorong munculnya kerja sama perbedaan sumber daya pun dapat mendorong munculnya kerja sama. Negara-negara yang berbeda sumber daya yang dimiliki akan menjalin kerja sama supaya dapat saling melengkapi kekurangan yang ada di dalam negerinya. Contohnya Indonesia merupakan penghasil kopi dan cokelat menjalin kerja sama dengan negara Jepang yang merupakan negara industri. 2 Perbedaan jumlah penduduk; jumlah penduduk mendorong timbulnya suatu kerja sama. Hal ini berkaitan dengan sasaran pasar suatu produk. Dengan jumlah penduduk yang besar merupakan potensi bagi suatu negara yang ingin memasarkan produk dari negaranya. 3 Perbedaan kebudayaan; kebudayaan yang berbeda yang dimiliki masing-masing negara dapat menjadi pendorong kerja sama. Contohnya kerja sama Indonesia dengan Brunei Darussalam dalam kebudayaan seni. 4 Perbedaan kepentingan ekonomi dan politik meskipun terjadi perbedaan kepentingan ekonomi dan politik suatu negara di sisi lain tetap ingin menjalin kerja sama antarnegara. Contohnya Indonesia dengan Amerika. 2. Tujuan Kerja Sama Internasional Pada dasarnya tujuan utama suatu negara melaksanakan kerja sama ekonomi adalah memajukan kegiatan perekonomian suatu negara dan saling membantu dalam mengatasi kesulitan ekonomi yang dihadapi. Selain itu ada beberapa tujuan yang lain dari kerja sama ekonomi antarnegara. a. Menambah devisa negara Suatu negara yang memproduksi barang atau jasa dan kemudian mengekspornya ke negara lain maka devisa negara tersebut akan bertambah. b. Terbukanya kesempatan kerja Adanya kerja sama ekonomi antarnegara berpengaruh pada peningkatan produksi barang-barang dan jasa ekspor suatu negara. Peningkatan produksi ini akan membuat negara tersebut memerlukan tenaga kerja tambahan untuk menyelesaikan produksi. Dengan demikian terbuka lebar kesempatan kerja bagi tenaga kerja yang belum mendapat pekerjaan. Dengan terbukanya kesempatan kerja maka masalah pengangguran dapat teratasi. c. Transfer teknologi Barang-barang yang diimpor suatu negara seringkali membutuhkan pengetahuan dan keterampilan khusus. Oleh karena itu negara pengimpor tentu saja membutuhkan pelatihan dengan menggunakan teknologi. Hal ini akan mempercepat terjadinya transfer teknologi d. Menghindari adanya persaingan antarsesama negara Apabila terjalin kerja sama yang baik antarnegara di dunia maka persaingan dapat dihindari terutama masalah persaingan harga. Dengan adanya kerja sama ekonomi antarnegara tentu ada aturan-aturan yang harus ditaati oleh negara¬negara pelaku ekonomi. 3. Peran Indonesia dalam Kerja Sama Internasional Kerja sama ekonomi regional maupun internasional mempunyai peran yang penting bagi suatu negara. Bayangkan jika suatu negara tidak melakukan kerja sama dengan negara lain ataupun badan kerja sama internasional yang lain. Apa yang terjadi dengan negara tersebut? Tentu negara tersebut akan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan masyarakatnya terutama kebutuhan akan barang dan jasa tertentu yang tidak dapat atau belum dapat diproduksi di dalam negeri. Selain itu negara tersebut akan terisolir dari negara-negara lain. a. Peran Indonesia dalam ASEAN Indonesia mempunyai peran yang paling besar dalam organisasi ASEAN mengingat Indonesia merupakan negara yang paling besar di antara negara anggota ASEAN lainnya baik dilihat dari luas wilayahnya maupun jumlah penduduknya. Berikut ini beberapa bentuk peran aktif Indonesia dalam ASEAN. 1) Ikut memrakarsai dan mendirikan ASEAN. 2) Indonesia ditunjuk sebagai sekretariat tetap ASEAN pertama. 3) Sebagai tempat berlangsungnya konferensi tingkat tinggi ASEAN yang membahas masalah-masalah penting dan program-program ASEAN yang dihadiri oleh para kepala pemerintahan negara-negara ASEAN. 4) Memberi kesempatan negara-negara anggota ASEAN untuk memanfaatkan Sistem Komunikasi Satelit Domestik Palapa (SKSD) milik Indonesia untuk digunakan secara bersama-sama. 5) Menyediakan Kepulauan Riau sebagai Pusat Karantina Tanaman dan Hewan untuk keperluan ASEAN. 6) Turut serta dalam membentuk dana devisa bersama bagi negara-negara anggota yang memerlukan. b. Peran Indonesia dalam PBB Sebagai salah satu anggota PBB Indonesia ikut melakukan kerja sama dan melaksanakan tugas serta kewajibannya yang dibebankan oleh PBB. Berikut ini peran Indonesia dalam melaksanakan tugas internasional atas permintaan PBB. 1) Dalam kaitannya dengan kerja sama ekonomi internasional Indonesia turut menjalankan peraturan-peraturan yang menyangkut perdagangan internasional. 2) Membantu PBB dalam menangani masalah pengungsi Vietnam dengan menyediakan tempat penampungan sementara di Pulau Galang (Riau) sebelum mereka diberangkatkan ke negara lain yang bersedia menerimanya. 3) Indonesia juga pernah menjadi tuan rumah KTT Gerakan Nonblok ke-10. Bab 16 Kerja Sama Ekonomi Internasional 345 B. Kerja Sama Ekonomi Internasional Dalam upaya meningkatkan kemakmuran suatu negara dihadapkan pada keterbatasan dalam penyelesaiannya sehingga memerlukan hubungan ekonomi dengan negara lain. Ketidakstabilan ekonomi membuat banyak negara saling memerlukan bantuan antara satu dengan yang lainnya. Karena itu muncul gagasan untuk membentuk organisasi perekonomian atau badan internasional guna membantu negara yang memerlukan. Hal ini perlu dilakukan karena kebijakan yang diambil oleh suatu negara dapat memengaruhi perekonomian negara lain.
DEMI TERCAPAINYA KEUNTUNGAN BERSAMA KERJA SAMA EKONOMI PERLU DIBENTUK.
1. Bentuk-Bentuk Kerja Sama Ekonomi Internasional Setiap negara akan selalu berusaha untuk memajukan perekonomiannya. Berbagai upaya dilakukan untuk mencapai hal tersebut. Salah satu upayanya adalah dengan menjalin kerja sama ekonomi dengan negara lain atau ikut dalam kerja sama internasional. Berikut ini bentuk-bentuk kerja samanya. a. Dilihat dari Jumlah Negara 1) Kerja Sama Ekonomi Bilateral Kerja sama ekonomi bilateral adalah kerja sama ekonomi yang mengikat antara dua negara dengan suatu perjanjian bahwa masing-masing pihak akan melaksanakan atau memenuhi kewajiban di bidang ekonomi secara timbal balik. Kerja sama antara dua negara tersebut biasanya mengatur mengenai komoditi atau barang-barang yang diperdagangkan sistem pembayaran yang dipergunakan volume dan nilai perdagangan yang disepakati dan produk ekspor dan impor barang. Contoh: a) Kerja sama ekonomi antara Indonesia dengan Jepang dengan merealisasikan Free Trade Arrangement (FTA) pada tahun 2005. b) Kerja sama ekonomi antara Indonesia dengan Singapura ditandai dengan ditandatanganinya kesepakatan dibentuknya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Pulau Batam dan Bintan. 2) Kerja Sama Ekonomi Multilateral Kerja sama ekonomi multilateral adalah kerja sama yang mengikat antara beberapa negara (lebih dari dua negara) dengan suatu politik atau kebijaksanaan yang bersifat internasional. Kebijaksanaan yang bersifat internasional mempunyai tujuan untuk membebaskan perekonomian internasional dari pembatasan-pembatasan. Pembatasan-pembatasan tersebut adalah dengan mengizinkan negara-negara untuk berusaha khususnya dalam bidang produksi dan perdagangan sesuai dengan keunggulan komparatif masing-masing negara. Contohnya kerja sama ekonomi multilateral dalam satu kawasan (misal: ASEAN APEC AFTA dan lain-lain). Adapun untuk kerja sama ekonomi multilateral tidak dalam satu kawasan (misal: OPEC ILO dan sebagainya). b. Dilihat dari Letak Geografis Apabila dilihat dari letak geografis atau wilayah suatu negara maka kerja sama ekonomi internasional dibedakan menjadi berikut ini. 1) Kerja Sama Ekonomi Regional Kerja sama ekonomi regional merupakan kerja sama ekonomi antarnegara yang terbatas hanya pada suatu kawasan atau daerah tertentu. Kerja sama ekonomi regional tersebut biasanya dilatarbelakangi oleh adanya kesamaan lokasi negara masing-masing letak geografis alasan historis alasan teknis dan alasan sumber daya alam. Contoh: ASEAN MEE APEC ADB dan sebagainya. 2) Kerja Sama Ekonomi Internasional Kerja sama ekonomi internasional merupakan kerja sama di bidang ekonomi yang mencakup wilayah negara-negara yang ada di dunia (melibatkan banyak negara). Dalam kerja sama ekonomi internasional tidak dibatasi oleh kawasan daerah tertentu. Contoh: Kerja sama di bawah naungan PBB yaitu IMF ECOSOC IBRD (sekarang World Bank) dan sebagainya. 2. Badan-Badan Kerja Sama Ekonomi Badan kerja sama ekonomi antarnegara merupakan wadah kerja sama antarnegara di bidang ekonomi yang dapat memberikan manfaat bagi perekonomian suatu negara. Berikut ini beberapa bentuk badan kerja sama ekonomi internasional. a. Kerja Sama Ekonomi Regional 1) ASEAN (Association of South East Asian Na¬tions) ASEAN (Association of South East Asian Nations) merupakan organisasi negara-negara Asia Tenggara yang awalnya beranggotakan lima negara yaitu Singapura Malaysia Indonesia Filipina dan Thailand. Dalam perkembangannya empat negara Asia Tenggara lainnya ikut bergabung yaitu negara Brunei Darussalam Kamboja Laos dan Vietnam. Untuk memperlancar pelaksanaan kerja sama ekonomi antarnegara anggota ASEAN maka dibentuklah komite-komite sebagai pelaksana dan penanggung jawab antara lain: a) Committee on Food Agriculture and Forest (COFAF) atau Komite Bahan Makanan Pertanian dan Kehutanan berkedudukan di Indonesia. b) Committee on Trade and Tourism (COTT) atau Komite Perdagangan dan Pariwisata berkedudukan di Singapura. c) Committee on Finance and Banking (COFAB) atau Komite Keuangan dan Perbankan berkedudukan di Thailand. d) Committee on Industri Mining and Energy (COIME) atau Komite Industri Pertambangan dan Energi berkedudukan di Filipina. e) Committee on Transportation and Communication (COTAC) atau Komite Transportasi dan Komunikasi berkedudukan di Malaysia. Sumber: Ensiklopedia Umum untuk Pelajar Jilid 1 2005 Lambang ASEAN Bab 16 Kerja Sama Ekonomi Internasional 347 f) Committee on Cultural and Information (COCI) atau Komite Kebudayaan dan Informasi. g) Committee on Welfare Society and Development atau Komite Kesejahteraan Rakyat dan Pembangunan. Sumber: Jawa Pos 14 Desember 2005. Gambar 16.4 Pertemuan pemimpin-Pemimpin ASEAN dalam KTT ASEAN XI dan KTT Asia Timur di Kuala Lumpur. Secara garis besar kerja sama ASEAN meliputi perluasan perdagangan pertukaran produk dan alokasi proyek. Namun proporsi utamanya adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Peningkatan pertumbuhan ekonomi akan semakin terwujud dengan adanya kerja sama antarnegara anggota ASEAN dengan tiga kekuatan ekonomi Asia yaitu Cina Korea Selatan dan Jepang dalam KTT Asia Timur yang tertuang dalam kesepakatan pelaksanaan EAS (East Asia Sum¬mit). Kesepakatan EAS tercetus dalam KTT ASEAN X di Vientiane Laos pada tanggal 29 – 30 November 2004 tapi baru terlaksana pada KTT ASEAN XI di Kuala Lumpur pada tanggal 12 – 14 Desember 2005. Hal ini merupakan babak baru bagi ASEAN sejak berdirinya 38 tahun yang lalu. Pertemuan ini disebut-sebut sebagai landasan awal pembentukan masyarakat Asia Timur yang terintegrasi dalam kerja sama ekonomi. Potensi kerja sama ini sangat besar karena akan memperkuat posisi ekonomi mereka apabila kerja sama ini berjalan solid. Sebagai pencetus ide awal ASEAN berusaha memastikan bahwa merekalah yang memegang kendali EAS. 2) APEC (Asia Pasific Economic Cooperation) APEC (Asia Pasific Economic Cooperation) merupakan forum kerja sama negara di kawasan Asia Pasifik untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi perdagangan dan investasi di antara sesama anggota. APEC berlandaskan pada prinsip kesepakatan bersama yang sifatnya tidak mengikat dialog terbuka serta prinsip saling menghargai pandangan dan pendapat seluruh anggotanya. Keputusan yang diambil oleh APEC berdasarkan konsensus dan kesepakatan yang sifatnya sukarela. APEC didirikan pada bulan November 1989 atas prakarsa perdana menteri Australia saat itu Bob Hawke. Pada awal berdirinya APEC beranggotakan negara Kanada Australia Selandia Baru Amerika Serikat Korea Selatan Jepang dan negara-negara ASEAN (Indonesia Malaysia Thailand Filipina Singapura dan Brunei Darussalam). Keanggotaan APEC terus bertambah. Hingga saat ini forum APEC beranggota 21 negara. Berikut ini negara-negara anggota APEC. EEC atau Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) adalah lembaga kerja sama ekonomi dan moneter yang lahir dari Perjanjian Roma (Treaty of Roma) pada tanggal 25 Maret 1957 tentang pendirian komunitas energi atom dan Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE). Lembaga-lembaga tersebut pada tanggal 1 Juli 1967 bergabung menjadi satu organisasi yaitu Masyarakat Eropa (ME) dan kemudian pada tahun 1993 menjadi Uni Eropa (European Union). Pada awalnya kegiatan Uni Eropa hanya terbatas di bidang perdagangan. Akan tetapi sejalan dengan pertambahan anggota kegiatan Uni Eropa berkembang tidak hanya di bidang perdagangan tetapi dalam bidang yang lebih luas seperti perpajakan perindustrian pertanian dan politik.
UPAYA INI DILANJUTKAN DENGAN MEMBENTUK PASARAN BERSAMA YAITU SEBUAH PERJANJIAN UNTUK MENGHAPUS HALANGAN TERHADAP MOBILITAS FAKTOR PRODUKSI SESAMA ANGGOTA UNI EROPA.
Adapun anggota Uni Eropa terdiri atas 27 negara yaitu Irlandia Inggris Prancis Portugal Spanyol Italia Yunani Australia Belgia Luksemburg Jerman Belanda Denmark Swedia Finlandia Polandia Ceko Sumber: Ensiklopedia Umum untuk Pelajar Jilid 10 2005 Lambang ASEAN Bab 16 Kerja Sama Ekonomi Internasional 349 Hongaria Slovenia Siprus Malta Slovakia Latvia Lithuania Estonia dan Portugal. 4) ADB (Asian Development Bank) ADB (Asian Development Bank) adalah lembaga pembangunan internasional yang dibentuk oleh konferensi kerja sama ekonomi Asia yang merupakan konferensi tingkat menteri yang pertama di Manila pada bulan Desember 1966 dalam rangka memberikan bantuan kepada negara-negara di Asia. ADB didirikan sebagai rasa solidaritas kepada bangsa-bangsa di Asia yang sangat memerlukan dana bagi pembangunan negaranya. Tujuan pendirian ADB lebih didasarkan pada kerja sama ekonomi dan pembangunan akibat sulitnya memperoleh bantuan dari negara-negara maju. Berikut ini tujuan ADB. a) Memberikan pinjaman berupa dana kepada negara-negara yang sedang membangun. b) Memberi bantuan teknik kepada negara-negara yang sedang membangun. c) Meningkatkan penanaman modal. d) Mengadakan atau meningkatkan pertumbuhan ekonomi di negara-negara Asia Timur termasuk Pasifik Selatan. 5) Persetujuan Blok atau Wilayah Perdagangan Bebas Blok kerja sama ini pada dasarnya bertujuan untuk menghilangkan hambatan perdagangan bebas secara berangsur-angsur di antara negara-negara yang mengikat persetujuan. Persetujuan perdagangan bebas yang paling lama adalah European Free Trade Area (EFTA). EFTA adalah suatu bentuk integrasi ekonomi untuk menciptakan suatu daerah bebas perdagangan antarnegara yaitu Amerika Serikat Denmark Swedia Swiss Portugal dan Norwegia. Jenis badan kerja sama perdagang¬an internasional semacam itu juga berdiri untuk wilayah Amerika Utara yaitu NAFTA (North American Free Trade Area) pada tanggal 12 Agustus 1991 yang mulai efektif pada 1 Januari 1994. Pembentukan NAFTA ini merupakan langkah menuju pembentukan suatu kawasan pasar bebas di Amerika Utara. Konsep perdagangan bebas ini meliputi penghapusan semua tarif dan rintangan-rintangan pada perdagangan investasi dan sektor jasa di tiga negara anggotanya selama jangka waktu 15 tahun. Organisasi perdagangan ini beranggotakan Amerika Serikat Kanada dan Meksiko. Terdapat 8 bidang yang merupakan inti kegiatan dalam kerja sama NAFTA yaitu bidang tarif produk pertanian otomotif komputer dan elektronik energi dan perekonomian jasa-jasa keuangan tekstil dan transportasi. Sumber: Ensiklopedi Nasional Indonesia edisi Suplemen 1994 Gambar 16.6 Presiden George Bush setelah membubuhkan tanda tangannya pada naskah pembentukan NAFTA. Sementara itu untuk wilayah ASEAN berdiri blok perdagangan bebas ASEAN yaitu AFTA (ASEAN Free Trade Area) yang mulai berlaku tahun 2003. Tujuan AFTA yaitu menciptakan wilayah perdagangan bebas di seluruh kawasan ASEAN. Konsep perdagangan bebas ini mengenai penghapusan atau penurunan tarif perdagangan barang sesama negara anggota ASEAN sehingga menurunkan biaya ekonomi. Pembentukan AFTA berawal dari pertemuan anggota ASEAN pada KTT ASEAN ke-4 di Singapura pada Januari 1992. Dalam pertemuan itu disepakati kerangka peningkatan kerja sama ekonomi ASEAN. Kesepakatan ini adalah wadah kerja sama ekonomi ASEAN di masa datang termasuk kesepakatan pembentukan AFTA. Dengan terbentuknya AFTA diharapkan dapat mengatasi berbagai kendala dalam hubungan perdagangan antarnegara anggota ASEAN dan sebagai kekuatan negosiasi dengan pihak asing. b. Kerja Sama Ekonomi Internasional di Bawah Naungan PBB PBB berdiri pada tanggal 24 Oktober 1945 di San Fransisco. PBB dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasional pengamanan internasional lembaga ekonomi dan perlindungan sosial. Markas besar PBB berada di New York Amerika Serikat. Untuk melaksanakan perannya PBB membentuk lembaga-lembaga perwakilan. Berikut ini lembaga-lembaga perwakilan di bidang ekonomi yang berada di bawah naungan PBB. 1) ECOSOC (Economic and Social Council) ECOSOC merupakan dewan ekonomi yang dibentuk oleh PBB yang khusus memerhatikan masalah-masalah yang berkaitan dengan bidang ekonomi dan sosial. Berikut ini beberapa tujuan ECOSOC. a) Meningkatkan tingkat kehidupan. b) Mengembangkan masalah internasional di bidang ekonomi sosial dan kesehatan. c) Kerja sama internasional dalam bidang pendidikan dan kebudayaan. d) Memupuk hak-hak asasi manusia. 2) IMF (International Monetary Fund) IMF (International Monetary Fund) atau dana moneter internasional yaitu lembaga keuangan internasional di bawah naungan PBB yang didirikan untuk menciptakan stabilitas sistem keuangan (moneter) internasional. IMF didirikan pada tanggal 27 September 1945. Tujuan IMF untuk memajukan kerja sama internasional dalam bidang ekonomi keuangan dan perdagangan sehingga dapat memperluas kesempatan kerja dan mencapai kemakmuran bersama anggota-anggotanya. Markas besar IMF berada di Washington DC Amerika Serikat. Sumber: Ensiklopedi Umum untuk Pelajar Jilid 4 2005 IMF di Gambar 16.7 Dewan Eksekutif Washington DC Amerika Serikat. Bab 16 Kerja Sama Ekonomi Internasional 351 Berikut ini kegiatan utama IMF. a) Memonitor kebijakan nilai tukar uang negara anggota. b) Membantu negara anggota mengatasi masalah yang berkaitan dengan neraca pembayaran. c) Memberikan bantuan teknis dan pelatihan dalam rangka meningkatkan kapasitas institusi sumber daya manusia. Bantuan juga diberikan untuk mendesain dan mengimplementasikan kebijakan makroekonomi serta perubahan struktural yang efektif. 3) IBRD (International Bank for Reconstruction and Development) atau Bank Dunia (World Bank) IBRD atau bank dunia untuk pembangunan dan pengembangan didirikan pada tanggal 27 Desember 1947. IBRD berkedudukan di Washington DC Amerika Serikat. IBRD disebut juga World Bank atau Bank Dunia yang didirikan untuk memecahkan masalah moneter dan keuangan lainnya. Kegiatan utamanya pada waktu itu lebih difokuskan untuk membantu proses rekonstruksi bagi negara¬negara yang menderita karena Perang Dunia II. Bantuan Bank Dunia selanjutnya dialihkan kepada pemberian bantuan pinjaman dalam rangka membantu negara¬negara berkembang yang menjadi anggota Bank Dunia. Pinjaman yang dibiayai oleh Bank Dunia hanya ditujukan untuk proyek-proyek yang produktif. Berikut ini tujuan IBRD. a) Memberi bantuan kredit jangka panjang dan jangka pendek kepada negara-negara yang sedang membangun. b) Membantu pembangunan ekonomi negara-negara dengan memberikan fasilitas dan investasi untuk tujuan produksi. c) Mengadakan koordinasi dengan pinjaman-pinjaman yang diberikan oleh atau melalui badan-badan internasional lainnya. d) Membantu negara-nagara dalam meningkatkan perdagangan internasional. 4) UNDP (United Nations Development Program) UNDP adalah badan PBB yang memberikan sumbangan untuk membiayai program-program pembangunan terutama bagi negara-negara yang sedang berkembang. UNDP dibentuk pada bulan November 1965. Berikut ini proyek-proyek yang dilakukan oleh UNDP. a) Mencari meneliti dan mengaktifkan potensi sumber daya alam yang belum dimanfaatkan serta sumber daya lain yang diperlukan bagi pem¬bangunan. b) Membantu pendidikan dan pelatihan tenaga kerja di negara-negara yang sedang berkembang dengan keterampilan kejuruan dan keterampilan profesional. Sumber: www.google.Com Gambar 16.8 Lambang UNDP. c)
MEMBINA RISET ILMIAH YANG BERKAITAN DENGAN MASALAH-MASALAH PEMBANGUNAN SERTA MEMBANTU PENGEMBANGAN TEKNOLOGI TERAPAN.
Membina penyusunan rencana pembangunan nasional maupun regional. UNDP mempertanggungjawabkan kegiatan-kegiatannya kepada sidang umum PBB melalui Dewan Ekonomi dan Sosial (ECOSOC). 5) IDA (International Development Association) IDA adalah organisasi pembangunan internasional yang didirikan pada tahun 1968 di Washington DC Amerika Serikat. Tujuan IDA adalah memberikan kredit untuk keperluan pembangunan dengan jalan memberikan pinjaman dengan syarat lebih lunak. Pinjaman IDA berjangka waktu 50 tahun termasuk masa tenggang 10 tahun tanpa membayar bunga. 6) UNIDO (United Nations Industrial Development Organization) UNIDO merupakan organisasi pembangunan industri PBB yang didirikan pada tanggal 24 Juli 1967 dan berkedudukan di Wina Austria. Tujuan UNIDO adalah untuk memajukan perkembangan industri di negara-negara berkembang yaitu dengan memberikan bantuan teknis program-program latihan penelitian dan penyediaan informasi. Berikut ini tugas-tugas UNIDO. a) Mengoordinasikan kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh badan-badan lain dalam lingkungan PBB yang berkaitan dengan bidang pengembangan industri. b) Menyediakan forum konsultasi dan negosiasi antara negara berkembang dan negara industri maju. c) Membantu menyusun program perbaikan dalam sistem perindustrian secara inter¬nasional dengan penekanan utama pada percepatan alih pengetahuan teknis dan teknologi ke negara-negara berkembang serta memperkuat peran paten untuk merangsang inovasi atau penemuan¬penemuan baru dalam industri. 7) FAO (Food and Agriculture Organization) FAO adalah Organisasi Pangan dan Pertanian PBB yang didirikan pada tanggal 16 Oktober 1945 di Quebec City Quebec Kanada. Markas besar FAO berkedudukan di Roma Italia. Berikut ini tujuan FAO. a) Meningkatkan jumlah dan mutu pangan. b) Menyelenggarakan persediaan bahan makanan dan produksi agraris internasional. Sumber: Ensiklopedi Nasional Indonesia Jilid 17 1991 Gambar 16.9 LambangUNIDO. Bab 16 Kerja Sama Ekonomi Internasional 353 Berikut ini usaha-usaha yang dilakukan oleh FAO. a) Menyelenggarakan pendidikan terutama mengenai pangan dan pertanian. b) Memperbaiki produksi dan distribusi pertanian. c) Mempertahankan dan menjaga kelestarian tanah dan persediaan air. d) Membantu kelancaran pemberian kredit untuk pertanian dan agraria. 8) ILO (International Labour Organization) ILO merupakan Organisasi Perburuhan Internasional yang didirikan pada tanggal 11 April 1919 oleh Liga Bangsa-Bangsa melalui Traktat Versailles (Treaty of Versailles) yang berkedudukan di Jenewa Swiss. Tujuan ILO adalah untuk memperjuangkan keadilan sosial perbaikan nasib kaum buruh dan keluarganya serta keadilan di bidang ekonomi. Berikut ini hal-hal yang diperjuangkan ILO. a) Penghormatan terhadap HAM. b) Standar hidup yang lebih baik. c) Kondisi kerja yang manusiawi. d) Kesempatan kerja. e) Keamanan ekonomi. 9) IFC (International Finance Cooperation) IFC merupakan organisasi kerja sama di bidang keuangan bagian dari Bank Dunia yang memberikan pinjaman kepada pengusaha-pengusaha swasta serta membantu mengalihkan investasi luar negeri ke negara-negara yang sedang berkembang. IFC didirikan pada tanggal 24 Juli 1956 di Washington DC Amerika Serikat. Berikut ini tujuan IFC. a) Membantu penambahan modal yang sudah ada. b) Membantu memberikan kredit jangka panjang kepada pengusaha swasta dengan suatu jaminan dari pemerintahnya. 10) OPEC (Organization of Petrolium Exporting Countries) Sumber: Ensiklopedi Umum untuk Pelajar Jilid 4 2005 Lambang ILO. OPEC adalah organisasi negara-negara pengekspor minyak yang didirikan pada bulan September 1960 di Bagdad Irak. Berdirinya OPEC diprakarsai oleh lima negara penghasil minyak utama yaitu Arab Saudi Iran Irak Kuwait dan Venezuela. Berikut ini tujuan OPEC. a) Mengadakan kerja sama di bidang per¬minyakan. b) Mempersatukan kebijaksanaan yang perlu ditempuh untuk

artikel lainnya TAYANGAN HIBURAN “SMACK DOWN” DI SUATU TELEVISI SWASTA BANYAK MEMAKAN KORBAN

Tuesday 20 June 2017 | Post

Mencari ruang hijau di Jakarta tidaklah mudah. Tapi, team JakartaYuk menemukan taman,ruang terbuka hijau,tempat untuk bersantai…

Saturday 3 February 2018 | Post

Dear all, Today,  February 3, 2018 our  Batik Workshop was held in a nice Old Javanese…

Monday 7 August 2017 | Post

Gw termasuk orang yang percaya bahwa manusia itu terlahir dengan celengan keberuntungan masing masing. Yang beda…

Wednesday 8 March 2017 | Post

FOR ORDER PLEASE EMAIL US AT: LINAANDLIM@YAHOO.COM OR VISIT OUR FACEBOOK PAGE AT WWW.FACEBOOK.COM/LINAANDLIM    …

Rekening


BRI : 051201005742507 An/ : Budi Prihono, S.Sos
MANDIRI : 1380010506520 An/ : Budi Prihono, S.Sos
BNI : 0282198021 An/ : Budi Prihono, S.Sos
BCA : 0770538343 An/ : Budi Prihono, S.Sos
Info & Pemesanan : Kayamara Group, Perumnas Jl. Salak 5 No. 125 RT. 001/019, Ngringo, Jaten, Karanganyar 57772
0271-8202839
085647595948
085647595948