Menu

Sistem Sosial

Mar
16
2015
by : PakdheBudi Kayamara. Posted in : Post
Meskipun demikian tidak semua perubahan unsur kebudayaan selalu diikuti oleh perubahan sosial. Misalnya perubahan mode pakaian dan model potongan rambut tidak berpengaruh pada kehidupan sosial di masyarakat.


PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA

Walaupun secara teoritis keduanya dapat dipisahkan. Karena perubahan sosial berhubungan dengan perubahan kebudayaan maka apabila terjadi perubahan pada unsur-unsur kebudayaan yang funda¬mental akan diikuti oleh perubahan-perubahan sosial. Misalnya penggunaan teknologi baru dan alat-alat modern di bidang pertanian akan mengubah sistem sosial di masyarakat antara lain sistem nilai sistem upah gotong royong dan pelapisan sosial. Meskipun demikian tidak semua perubahan unsur kebudayaan selalu diikuti oleh perubahan sosial. Misalnya perubahan mode pakaian dan model potongan rambut tidak berpengaruh pada kehidupan sosial di masyarakat. C. Faktor Penyebab Perubahan Sosial Budaya Perubahan sosial budaya yang terjadi di masyarakat disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor penyebab perubahan sosial budaya dikelompokkan menjadi dua yaitu faktor dari dalam dan faktor dari luar masyarakat. 1. Faktor dari Dalam Masyarakat a. Perubahan Jumlah Penduduk Jumlah penduduk suatu wilayah atau negara bersifat dinamis artinya selalu mengalami perubahan baik bertambah atau berkurang jumlahnya. Perubahan-perubahan tersebut akan memengaruhi keadaan sosial budaya masyarakatnya. Contohnya pertambahan penduduk yang sangat cepat di Pulau Jawa menyebab¬kan terjadinya perubahan dalam struktur masyarakatnya misalnya: orang mengenal hak milik individu atas tanah sewa tanah gadai tanah bagi hasil dan pembangunan rumah susun yang sebelumnya tidak mengenal pada saat jumlah penduduk masih sedikit. b. Penemuan-Penemuan Baru Adanya penemuan baru khususnya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi akan memengaruhi dan membawa perubahan dalam masyarakat. Contohnya penemuan handphone. Handphone selain mengubah cara berkomunikasi juga dapat mengubah status sosial yang ada di masyarakat. Dengan memiliki HP model terbaru dan tercanggih dianggap mempunyai status sosial yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak mempunyai HP. Penemuan-penemuan baru yang membawa pembaruan dalam kehidupan di masyarakat disebut inovasi. Terjadinya inovasi di masyarakat melalui dua tahap yaitu: 1) discovery adalah penemuan dari suatu unsur kebudayaan baru baik berupa ide atau alat oleh orang atau sekelompok orang; 2) invention adalah penemuan baru yang sudah diakui diterima serta di¬ terapkan oleh masyarakat. c. Pertentangan (Konflik) di Masyarakat Kehidupan masyarakat yang dinamis dan heterogen memungkinkan terjadinya konflik. Konflik dapat terjadi antarindividual antara individu dengan kelompok maupun antar-kelompok. Konflik mudah terjadi pada masyarakat yang sedang berkembang. Konflik di masyarakat dapat ber-sumber dari perbedaan pandangan tentang nilai norma atau adat istiadat dan perilaku sosial. Pertentangan tentang nilai norma adat istiadat dan perilaku akan me-nimbulkan perubahan bila individu atau kelompok tersebut telah beralih dari nilai norma adat istiadat dan perilaku sosial yang telah dijalankan selama ini. Contohnya pertentangan antara generasi muda dengan generasi tua dalam menilai dan menyikapi masuknya budaya Barat ke Indonesia. Apabila dalam perkembangan selanjutnya generasi muda menerima dan memakai budaya Barat berarti telah terjadi perubahan sosial dan budaya. d. Terjadinya Pemberontakan atau Revolusi Pemberontakan atau revolusi pada suatu negara akan membawa perubahan sosial dan budaya masyarakatnya. Karena revolusi akan berpengaruh besar pada perubahan struktur masyarakat dan lembaga masyarakat mulai dari lembaga yang terkecil yaitu keluarga sampai lembaga-lembaga negara. Contohnya revolusi yang meletus di Rusia pada tahun 1917 telah mengubah negara Rusia dari bentuk kerajaan absolut menjadi negara diktator proletariat. Revolusi tersebut juga telah mengubah lembaga-lembaga kemasyarakatan mulai bentuk negara sampai keluarga batih. Sumber: Dokumen penerbit 2006 Handphone dapat mengubah status sosial dalam masyarakat. Sumber: http://www.malangkab.go.id Gambar 5.7

KONFLIK SOCIAL

Konflik di masyarakat dapat menyebabkan perubahan sosial budaya. Bab 5 Perubahan Sosial Budaya 113 2. Faktor dari Luar Masyarakat a. Pengaruh Lingkungan Fisik yang Ada di Sekitar Manusia Faktor lingkungan fisik yang dapat mengubah kondisi sosial budaya masya¬rakat antara lain adanya gempa bumi banjir tanah longsor dan angin topan. Dengan adanya bencana alam tersebut masyarakat pindah ke tempat baru yang lebih aman. Di tempat baru mereka harus me¬nyesuaikan dengan lingkungan alam yang baru. Berarti telah terjadi per¬ubahan sosial budaya. Contohnya bencana alam tsunami yang meng¬guncang Aceh menyebabkan perpindahan permukiman rakyat Aceh dari daerah pantai ke tempat yang lebih tinggi yaitu di pegunungan. Perpindahan ini akan menyebabkan perubahan mata pencaharian dari nelayan ke mata pencaharian yang lain misalnya pertanian dan perkebunan. b. Peperangan Peperangan antara negara satu dengan negara lain menyebabkan perubahan sosial budaya masyarakatnya. Karena negara yang menang perang biasanya memaksakan nilai-nilai dan cara-cara dari lembaga masyarakat yang dianutnya kepada negara yang kalah perang. Contohnya tergulingnya Rezim Taliban di Afganistan oleh Amerika Serikat menyebabkan perubahan besar-besaran masyarakatnya. Perubahan tersebut terjadi karena Amerika Serikat memberlakukan nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku di Amerika kepada rakyat Afganistan. c. Pengaruh Budaya Masyarakat Lain Faktor pengaruh budaya masyarakat lain lebih mudah terjadi pada masyarakat yang terbuka daripada masyarakat yang tertutup. Pada masyarakat yang terbuka mudah menerima unsur-unsur budaya lain dan mudah berinteraksi dengan masyarakat luar. Sedangkan pada masyarakat tertutup sulit menerima unsur-unsur budaya luar juga tidak mudah untuk berinteraksi dengan orang atau masyarakat lain. Apabila dua bangsa atau masyarakat sering berinteraksi maka akan terjadi hubungan timbal balik dan saling memengaruhi. Interaksi tersebut dalam bidang budaya akan menimbulkan terjadinya difusi asimilasi dan akulturasi kebudayaan. Sumber: Dokumen Penerbit Gambar 5.8 Bencana alam dapat mengubah kondisi sosial budaya masyarakat. Faktor Pendorong dan Penghambat Jalannya Proses Perubahan Sosial Budaya Faktor yang memengaruhi perubahan sosial budaya dapat dibedakan menjadi dua yaitu faktor pendorong dan faktor penghambat. 1. Faktor Pendorong Perubahan Sosial Budaya a. Kontak dengan Kebudayaan Lain Kontak dengan kebudayaan antara masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lain melalui proses difusi kebudayaan. Difusi kebudayaan dapat mendorong terjadinya perubahan sosial budaya karena dengan difusi suatu penemuan baru akan disebarkan dan diteruskan kepada masyarakat luas. b. Sistem Pendidikan Formal yang Maju Sistem pendidikan formal mengajarkan bermacam-macam kemampuan kepada seseorang. Salah satu kemampuan tersebut adalah dapat berpikir secara ilmiah rasional dan objektif. Dengan kemampuan tersebut seseorang akan dapat menilai baik buruknya suatu kebudayaan serta manfaatnya bagi kehidupan. c. Sistem Terbuka Lapisan Masyarakat (Open Stratification) Masyarakat dengan sistem lapisan yang terbuka cenderung lebih mudah mengalami perubahan daripada masyarakat dengan sistem lapisan tertutup.

SISTEM PELAPISAN MASYARAKAT SOSIAL

Sistem lapisan masyarakat yang terbuka memungkinkan memberi gerak sosial vertikal yang lebih luas sehingga memberi kesempatan kepada seseorang untuk maju atas dasar kemampuan sendiri. d. Penduduk yang Heterogen Penduduk yang heterogen adalah penduduk yang terdiri atas kelompok-kelompok sosial ras budaya dan ideologi yang berbeda. Perbedaan-perbedaan tersebut akan mempermudah terjadinya konflik yang mendorong terjadinya perubahan. e. Orientasi ke Masa Depan Masyarakat yang mempunyai orientasi ke masa depan akan merencanakan dan mempersiapkan kehidupannya dengan baik. Hal ini akan mendorong terjadinya perubahan sosial budaya. f. Sikap Menghargai Hasil Karya Seseorang dan Keinginan untuk Maju Masyarakat yang menghargai hasil karya orang lain akan mendorong anggotanya giat mengadakan penelitian-penelitian untuk menciptakan penemuan¬penemuan baru. Hadiah Nobel merupakan satu contoh penghargaan kepada seseorang yang telah menciptakan suatu karya yang bermanfaat bagi kehidupan manusia di dunia. Sumber: Solopos 12 Juli 2006 Pemberian hadiah merupakan wujud sikap menghargai hasil karya orang lain. Bab 5 Perubahan Sosial Budaya 115 2. Faktor yang Menghambat Perubahan Sosial Budaya Ada beberapa faktor yang menghambat atau menghalangi jalannya perubahan sosial budaya. Berikut ini faktor-faktor tersebut. a. Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat Lain Faktor ini pada umumnya terjadi pada masyarakat yang terisolir kurang melakukan hubungan dengan masyarakat luar sehingga menyebabkan mereka kurang mendapat informasi tentang perkembangan dunia luar terutama informasi-informasi yang dapat memperkaya kebudayaannya. Akibatnya pola¬pola pemikiran masyarakatnya sangat dipengaruhi oleh pola-pola pemikiran sempit serta tetap mempertahankan tradisi yang tidak mendorong kemajuan. Hal ini dapat terlihat pada masyarakat-masyarakat terasing seperti masyarakat Badui Dalam di Banten. b. Perkembangan Ilmu Pengetahuan yang Lambat Perkembangan ilmu pengetahuan yang lambat umumnya juga terdapat pada masyarakat yang terisolasi tertutup atau akibat adanya penjajahan. Akibat kurang melakukan hubungan dengan masyarakat luar perkembangan ilmu pengetahuan pada masyarakat terasing maupun tertutup menjadi terhambat. Hal ini disebabkan karena pada masyarakat terasing tidak dapat mengetahui perkembangan-perkembangan yang terjadi pada masyarakat lain. Selain itu penjajahan juga dapat menyebabkan terlambatnya perkembangan ilmu pengetahuan pada suatu masyarakat. Kondisi ini pernah dialami bangsa Indo-nesia ketika dijajah oleh Belanda dan Jepang. Banyak masyarakat yang tidak mampu menempuh pendidikan sehingga masyarakat menjadi bodoh. c. Sikap Masyarakat yang Sangat Tradisional Sikap tradisional terdapat pada masyarakat yang mengagung-agungkan tradisi dan kejayaan masa lampau serta anggapan bahwa tradisi mutlak tidak dapat diubah. Kondisi demikian dapat mengakibatkan terhambatnya perubahan sosial dalam masyarakat tersebut. Hal ini dikarenakan masyarakat tidak mau menerima penemuan baru dari luar masyarakatnya. Padahal dengan adanya sikap terbuka dengan penemuan baru merupakan merupakan salah satu faktor yang mendorong terjadinya perubahan sosial budaya. Akibatnya perubahan apapun yang terjadi pada masyarakat ini akan selalu berlangsung lambat. d. Adanya Kepentingan-Kepentingan yang Telah Tertanam Kuat dalam Masyarakat (Vested Interests) Dalam setiap organisasi sosial yang mengenal sistem lapisan pasti ada sekelompok orang yang menikmati kedudukan perubahan. Misalnya pada masyarakat yang sedang mengalami transisi biasanya ada kelompok-kelompok dalam masyarakat yang dianggap sebagai pelopor proses transisi. Karena selalu mengidentifikasikan diri dengan usaha dan jasa-jasanya menyebabkan mereka sulit melepaskan kedudukannya dalam proses perubahan. e. Rasa Takut akan Terjadinya Kegagalan pada Integrasi Kebudayaan Perasaan ini muncul karena terdapat anggapan bahwa unsur-unsur dari luar dikhawatirkan akan menggoyahkan integrasi kebudayaan. Akibatnya mereka menolak unsur-unsur asing yang dikhawatirkan dapat mengakibatkan terjadinya disintegrasi dan perubahan-perubahan pada aspek-aspek tertentu dalam masyarakat.
Bagikan:Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Comment

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

artikel lainnya Sistem Sosial

Tuesday 17 January 2017 | Post

Wakil Ketua DPR  yaitu Fadli Zon menekankan urgensi keberadaan kereta cepat Jakarta-Bandung yang sudah disepakati pemerintah…

Tuesday 19 December 2017 | Post

Artis Strength and Fitness – Cross-Training Metcon (AMRAP – Rounds and Reps) 20 Ball Cleans 40…

Tuesday 26 September 2017 | Post

Artis Strength and Fitness – Artis Rowing Be on the lookout for our first rowing challenge…

Thursday 8 February 2018 | Post

Indonesia memiliki banyak pemuda yang kreatif dan inovatif. Salah satunya adalah Muhamad Farid Husen. Hasil desain…