Bagaimanakah Tips Menjadi Public Relation Handal


Kemampuan berkomunikasi
Seni berkomunikasi memberi arti kemampuan seseorang untuk dapat
“mendengarkan” yang sama baiknya dengan kemampuan untuk ‘berbicara’, apapun media komunikasi yang digunakan juga pemahaman hal-hal lain sepciti fotografi, komputer, telepon dengan baik, radio dan TV dalam menyampaikan.
Kemampuan mengorganisasi menejemen Kemampuan mengorganisasi dapat diartikan sebagai . kemampuan mengantisipasi problema yang dihadapi. Salah satu sebab mengapa wanita banyak menjadi PRO adalah karena perhatiannya terhadap hal-hal yang detil. Kemampuan mengorganisasi Juga berarti- kemampuan untuk menyusun rencana kegiatan dan melaksanakan sampai selesai, termasuk perincian anggarannya.
Kemampuan bergaul
Kemampuan seseorang untuk bergaul ditentukan oleh beberapa hal seperti: Tidak perlu menjadi penyanjung atau penjilat,Memiliki toleransi yang baik,Tidak mempersoalkan perbedaan yang ada (agama,ras, politik, kedudukan.dll), tetapi berorientasi pada tugas,Memiliki wawasan yang luas.Bisa menjadi pendengar yang baik,Bersikap simpatik
Kepribadian yang jujur
Meskipun celaan, sinisme atau kritikan banyak diarahkan kepada PRO, bahkan kadang-kadang dicemooh sebagai tukang obat atau dukun ynn<) dengan segala ilmu gaibnya seakan-akan mampu mengatasi semun persoalan perusahaan, namun seorang PRO harus tetap menjadi omik) yang berkepribadian baik dan jujur. Kebenaran-kebenaran informasi yang di sampaikan akan menimbulkan rasa hormat orang lain terhadap dirinya aupun profesinya, ajinasi yang kuataktisi PR haruslah seseorang yang penuh dengan gagasan atau ide-ide, ampu memecahkan problema yang dihadapi, mampu menyusun rencana- icana yang orisinil dan dapat mengembangkan imajinasinya untuk snciptakan kreatifitas-kreatifitas kerjanya.
Meskipun perusahaan / lembaga tidak niampu memaksakan suatu image kepada publicnya, namun perusahaan / lembaga dapat mengupayakan agar image yang terbentuk tersebut mengarah ke arah yang positif. Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembentukan image di mata masyarakat,
yaitu:
Kepribadian dan identitas perusahaan / lembaga
Agar terbentuk suatu realitas utuh dimata public yang mengarah ke suatu image positif, dibutuhkan perilaku perusahaan yang konsisten atau tidak berubah-ubah dalam mengahadapi suatu hal atau masalah.
Formulasi Pesan Kepada Public
Image yang terbentuk dimata public sangat tergantung pada formulasi pesan yang mereka terima. Bentuk pesan tersebut dapat diklarifikasikan menjadi 2 golongan :
Pesan Tertulis: iklan, laporan, brosur, press release, company profile, dll
lampilan Visual : logo, seragam karyawan, sikap, jenis kertas, dll
Mengenal Public / Target Audience
Yang perlu diperhatikan adalah segmentasi dari setup klasifikasi public yang berinteraksi dengan perusahaan. Misalnya public: konsumen.
Media Publisitas
Perlu kita pertimbangkan media yang tepat untuk menyampaikan formulasi pesan yang sudah kita sepakati dalam point kedua diatas. Image juga sangat dipengaruhi bagaimana formulasi pesan tersebut mereka tangkap,
Community Relations
Bagikan:Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Comment